Connect with us

KABAR SULUT

Puluhan Jurnalis di Sulut dalami jurnalisme investigasi

Published

on

Para jurnalis dan trainer di sela-sela Workshop dan Coaching Clinic Investigasi kerjasama AJI Manado dan TEMPO Institute. (Foto: AJI Manado)

MANADO, ZONAUTARA.com Sekitar 40 jurnalisme dari sejumlah daerah di Sulawesi Utara (Sulut) mendalami jurnalisme investigasi, Senin (13/5/2019). Kegiatan yang digagas Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado bekerjasama dengan TEMPO Institute ini digelar di Sarang Inovasi, Hotel Gran Puri Manado.

Kegiatan berupa Workshop dan Coach Clinic Investigasi ini menghadirkan sejumlah pembicara dari TEMPO Institute, seperti Felix Lamury dan Mustafa Silalahi. Serta dari kalangan pegiat sosial Jull Takaliuang dan Ketua Majelis Etik AJI Manado Yoseph Ikanubun.

Felix Lamury di awal workshop menjelaskan soal Program Fellowship yang digelar TEMPO Institute. Menurut dia, dalam fellowship tersebut, jurnalis diajak untuk melakukan investigasi terkait sejumlah isu, yakni pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), human trafficking, korupsi, sumber daya alam dan kriminalitas.

“Program investigasi ini merupakan kolaborasi TEMPO dengan beberapa pihak,” ungkap Felix.

Dia pun menjelaskan soal liputan investigasi serta berbagai kendala yang bisa dihadapi, di antaranya memerlukan biaya yang mahal, waktu yang lama, serta resiko hukum.

Felix menambahkan, untuk peserta yang lolos dalam fellowship akan didampingi oleh mentor dari TEMPO.

Sementara, Ikanubun dan Takaliuang dalam kesempatan itu menginventarisir isu-isu lokal di Sulut yang terkait dengan tema besar liputan investigasi TEMPO.

Isu-isu tersebut, di antaranya polemik pertambangan liar, ekspansi perusahaan sawit, pencurian ikan, perdagangan manusia, masalah perbatasan, serta kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dari isu-isu lokal ini diharapkan kawan-kawan bisa merumuskan tema liputan investigasi,” ujar Ikanubun.

Di sesi coaching clinic, Mustafa Silalahi atau yang akrab disapa Moses ini memberikan trik liputan investigasi kepada sedikitnya 40 jurnalis dari Manado, Tomohon, Minahasa, Sitaro, dan Kotamobagu, serta pegiat pers mahasiswa dan juga bagaimana menyusun outline liputan.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Ada bayi dan anak-anak, ini detil 15 kasus corona di Sulut pada 2 Juni

Terbanyak berasal dari Manado.

Bagikan !

Published

on

Pemeriksaan rapid test di Dinkes Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Jumlah kasus positif covid-19 di Sulawesi Utara secara akumulatif hingga Selasa (2/6/2020) telah mencapai 354 kasus.

Pada hari ini, sebagaimana yang diupdate Satgas Covid-19 Sulut, ada 15 kasus baru positif yang tersebar di sejumlah daerah.

“Hari ini ada 15 kasus baru positif sebagaimana yang diupdate oleh Kementerian Kesehatan RI, terbanyak berasal dari Manado” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.

Penambahan kasus baru yang terus berlangsung saban hari ini memberi indikasi bahwa penularan covid-19 di Sulawesi Utara masih terus terjadi.

Adapun daerah asal dari 15 kasus baru positif tersebut adalah Manado, Minahasa Utara, Tomohon, Bitung dan Minahasa.

Berikut detil 15 kasus baru positif covid-19 yang diumumkan pada Selasa, 2 Juni 2020.

Kasus 340, laki-laki, 15 tahun, ODP di Manado.

Kasus 341, laki-laki, 56 tahun, ODP di Manado.

Kasus 342, laki-laki, 45 tahun, asal Manado, hasil dari rapid test kemudian swab test.

Kasus 343, laki-laki, 43 tahun, asal Manado, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di Manado.

Kasus 344, laki-laki, 43 tahun, PDP di rumah sakit.

Kasus 345, bayi baru lahir, asal Minahasa Utara, dirawat di rumah sakit di Manado. Sudah meninggal pada 19 Mei.

Kasus 346, perempuan, 78 tahun, asal Tomohon.

Kasus 347, laki-laki, 55 tahun, asal Manado, sebelumnya PDP.

Kasus 348, laki-laki, 4 tahun, asal Tomohon, KERT dengan Kasus 257.

Kasus 349, laki-laki, 63 tahun, asal Tomohon, KERT dengan Kasus 257.

Kasus 350, perempuan, 61 tahun, asal Bitung, kontak erat dengan pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal.

Kasus 351, laki-laki, 30 tahun, asal Manado, karyawan di fasilitas kesehatan A.

Kasus 352, laki-laki, 4 tahun, asal Minahasa, KERT dengan Kasus 143.

Kasus 353, laki-laki, 70 tahun, asal Manado, memeriksakan diri secara mandiri di laboratorium swasta. Meninggal pada 2 Juni.

Kasus 354, perempuan, 24 tahun, ODP di Manado, hasil dari rapid test dan swab test.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com