Connect with us

ZONA DAERAH

Tersangka kasus coblos dua kali diserahkan ke Kejari

Published

on

Tersangka (paling kanan) saat menjalani proses tahap II di Kejari Tomohon. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Kepolisian Resor (Polres) Tomohon resmi menyerahkan berkas bersama tersangka dan barang bukti kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilihan Umum (Pemilu) pencoblosan dua kali, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Rabu (15/5/2019).

Penyerahan berkas bersama tersangka tersebut dilakukan langsung Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tomohon AKP Ikhwan Syukri bersama personel Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Tomohon.

Pantauan Zona Utara, tersangka hadir di kantor Kejari Tomohon sekitar pukul 13.30 WITA dengan pengawalan petugas kepolisian dan personel Sentra Gakkumdu Tomohon.

Tersangka pun menjalani proses administrasi di ruangan Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) dan diperiksa langsung Kepala Seksi (Kasi) Dian Subdiana.

“Setelah berkas kami nyatakan lengkap atau P21, hari ini kita tahap II dari Polisi,” ujar Subdiana didampingi Jaksa Dian Andrianto.

Menurut dia, pihaknya akan segera melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Tondano.

“Rencananya besok (Kamis) kita limpahkan berkas ke Pengadilan Negeri Tondano, setelah itu kita tunggu penetapan Hakim dan jadwal sidang,” pungkasnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini, tersangka sudah berlaku kooperatif dan mengakui perbuatannya telah melakukan pencoblosan sebanyak dua kali di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kejari Tomohon ‘sumbang’ Rp700 juta ke kas negara

Published

on

Kasi Pidsus Kejari Tomohon Arthur Piri saat mengeksekusi uang denda dari salah satu terpidana korupsi. (Foto: Kejari Tomohon)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Penegakan hukum terhadap perbuatan tindak pidana korupsi gencar dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon. Tak sedikit kasus rasuah tersebut yang kini telah selesai diusut oleh korps Adyhaksa ini dan memiliki kekuatan tetap.

Bahkan, selang Januari hingga Juli 2019, korps yang dipimpin Edy Winarko ini pun telah berhasil melakukan eksekusi terhadap uang denda dari para terpidana yang perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap alias incracht.

Totalnya pun tak tanggung-tanggung. Ada sebanyak Rp700 juta yang telah dieksekusi dari para terpidana. Uang denda tersebut telah disetor ke kas negara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

“Kejaksaan Negeri Tomohon selama Januari sampai dengan Juli 2019 telah melaksanakan eksekusi uang denda terkait dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dengan total sebesar Rp700 juta, yang diterima dari keluarga terpidana,” ujar Piri, Senin (8/7/2019).

Menurut dia, para terpidana yang telah membayar uang denda tersebut pun telah terbebas dari hukuman tambahan sebagaimana putusan akhir dari Majelis Hakim.

Pihaknya pun mengapresiasi para terpidana yang telah menaati putusan pengadilan dengan membayar denda sebagai akibat dari perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan.

“Kami berharap, para terpidana korupsi lainnya juga bisa menaati putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Diketahui, eksekusi uang denda ini pun menjadii prestasi bagi Kejari Tomohon. Pasalnya, Kejari Tomohon telah menjadi penyumbang bagi keuangan negara, karena uang denda tersebut menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Berikuti daftar eksekusi uang denda oleh Kejari Tomohon :

  1. Kamis, 10 Januari 2019, dari terpidana Ricky Pontoh, Rp50.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 114 K/Pid.Sus/2014 tanggal 10 Juli 2014.
  2. Kamis, 10 Januari 2019, dari terpidana Sumardikun, Rp50.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 288 K/Pid.Sus/2014 tanggal 6 Oktober 2014.
  3. Rabu, 29 Mei 2019, dari terpidana Piet Hein Wongkar, Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.
  4. Rabu, 26 Juni 2019, dari terpidana Ferry Welly Muaja, jumlah Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.
  5. Senin, 1 Juli 2019, dari terpidana Altje Lumi, jumlah Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com