Connect with us

ZONA DAERAH

Tersangka kasus coblos dua kali mengaku sempat terima uang

Published

on

Tersangka saat menjalani pemeriksaan kesehatan. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Fakta menarik terungkap dalam proses Tahap II atau penyerahan berkas, tersangka dan barang bukti kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu berupa pencoblosan sebanyak dua kali, di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Rabu (15/5/2019).

Di mana, tersangka LSW alias Lucky mengaku jika dirinya mendapat sejumlah uang usai dirinya melakukan pencoblosan sebanyak dua kali di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbeda.

“Baru di pemeriksaan saat ini kemudian tersangka mengaku mendapatkan sejumlah uang dari lelaki berinisial KT alias Kiki usai mencoblos,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Tomohon Dian Subdiana yang didampingi Jaksa David Andrianto.

Menurut dia, pihaknya akan melihat fakta-fakta yang terungkap di persidangan terkait pengakuan tersangka itu.

Subdiana pun mengungkapkan tak menutup kemungkinan adanya oknum lain yang akan dijerat dalam kasus ini.

Sementara itu, tersangka yang diwawancarai sejumlah wartawan usai proses tahap II tak menampik jika dirinya telah melakukan pencoblosan sebanyak dua kali.

Dia pun mengaku melakukan hal tersebut karena tidak tahu bahwa perbuatan yang dilakukannya itu tidak dibenarkan oleh hukum.

“Tidak tahu kalau itu tidak boleh. Tidak baca lagi (surat pemberitahuan atau C6) karena sibuk dengan distribusi logistik,” ungkap Lucky yang turut menjadi pendistribusi logistik pada H-1 Pemilu lalu.

Dia juga tak menampik jika dirinya mendapat sejumlah uang usai melakukan pencoblosan sebanyak dua kali di dua TPS berbeda.

Diketahui, tersangka dilaporkan oleh warga yang mengetahui bahwa tersangka sudah melakukan pencoblosan sebanyak dua kali pada Rabu, (17/4/2019) lalu.

Tersangka pun dijerat dengan Pasal 516 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dengan ancaman hukuman penjara paling lama 18 bulan dan denda Rp18 juta.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Ini rincian 9 kasus positif corona pada 29 Mei di Sulut

Total kasus positif di Sulut menjadi 306 kasus.

Bagikan !

Published

on

Petugas kesehatan berada di mobil ambulance. (Foto: Zonuatara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Jumlah kasus positif covid-19 di Sulawesi Utara secara akumulatif hingga Jumat (29/5/2020) telah mencapai 306 kasus.

Pada hari ini, sebagaimana yang diupdate Satgas Covid-19 Sulut, ada 9 kasus baru positif yang tersebar di sejumlah daerah.

“Hari ini ada sembilan kasus baru positif sebagaimana yang diupdate oleh Kementerian Kesehatan RI,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.

Penambahan kasus baru yang terus berlangsung saban hari ini memberi indikasi bahwa penularan covid-19 di Sulawesi Utara masih terus terjadi.

Adapun daerah asal dari 9 kasus baru positif tersebut adalah ….

Berikut detil 9 kasus baru positif covid-19 yang diumumkan pada Jumat, 29 Mei 2020.

Kasus 298 merupakan seorang perempuan berusia 25 tahun asal Sangihe. Yang bersangkutan merupakan ODP, pelaku perjalanan dari Bitung, Manado dan Sangihe,” ujar Dandel.

Kasus 299, perempuan, 33 tahun, merupakan ODP di fasilitas kesehatan di Minahasa.

Kasus 300, perempuan, 38 tahun asal Manado, bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

Kasus 301, perempuan, 19 tahun, asal Manado, bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

Kasus 302, laki-laki, 48 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 241.

Kasus 303, laki-laki, 38 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 241.

Kasus 304, perempuan, 35 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 241.

Kasus 305, laki-laki, 27 tahun, asal Minahasa Tenggara, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 151.

Kasus 306, laki-laki, 18 tahun, asal Tomohon, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 121.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com