Connect with us

ZONA DAERAH

Kasus coblos dua kali resmi bergulir di meja hijau

Published

on

MINAHASA, ZONAUTARA.comKasus pelanggaran pidana Pemilihan Umum (Pemilu) berupa pencoblosan sebanyak dua kali yang diduga dilakukan lelaki LSW alias Lucky, warga Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, akhirnya resmi bergulir di meja hijau.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Jumat (17/5/2019) siang.

Di hadapan Ketua Majelis Hakim Paul B. Pane, serta Anggota Laode dan Frans Pangemanan, Tim JPU Dian Subdiana, David Andrianto, Christomy Bonar menjelaskan perbuatan tindak pidana Pemilu, yang diduga dilakukan terdakwa pada Rabu, (17/4/2019) lalu.

Di mana, terdakwa diduga telah melakukan pencoblosan sebanyak dua kali di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda.

Dua TPS yang berada di Dapil 1 Kecamatan Tomohon Barat tersebut, yakni TPS 4 Kelurahan Woloan Tiga dan
TPS 6 Kelurahan Woloan Satu.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 516 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” ungkap JPU Dian Subdiana yang juga selaku Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon.

Atas dakwaan JPU tersebut, terdakwa yang hadir dalam sidang perdana itu pun menyatakan tidak mengajukan eksepsi atau keberatan.

Sidang kasus itu pun akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Turut hadir dalam sidang tersebut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon Deisy T Soputan bersama Koordinator Divisi Koordiv Hukum Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Steffen Linu dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon Harryanto Lasut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Manado

Ini calon Walikota Manado yang lagi viral

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Kota Manado tiba-tiba dihebohkan oleh baliho seorang calon Walikota Manado dari kalangan generasi muda yang dipajang di bangunan kosong, Jalan Stadion Klabat Manado.

Lucunya, di baliho itu tertera tulisan “Tidak Butuh doa restu dan dukungannya.” Sosok yang diindentifikasi bernama Richard Jungsten atau Tachi tersebut memiliki slogan “Saya hadir untuk tidak berbuat apa-apa.”

Berdasarkan hasil menelusuran wartawan Zona Utara, baliho tersebut rupa-rupannya sengaja dipasang sekelompok gamers asal Kota Manado sebagai prank kepada teman yang gambarnya dipampang di baliho.

Lelucon mereka terlanjur jadi viral di media sosial, lalu gamers itupun melanjutkan prank dengan menghadirkan sosok alternatif untuk calon kepala daerah di Manado.

Irwin Syah, salah satu penggagas baliho, mengatakan, awalnya prank tersebut untuk teman mereka yang kebetulan lagi di Jakarta.

“Cuma sekadar bahan candaan. Tapi, pas lihat, ternyat sudah viral. Ya kami viralkan saja terus. Tapi, kami tidak ada maksud apa-apa, cuman niatnya prank saja,” kata Irwin, seperti yang dipetik kumparan.

Irwin juga mengelola fanspage facebook dengan nama MiChat for Manado yang Bagitu-bagitu jo.

Tonton videonya di sini:

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com