Connect with us

ZONA DAERAH

Cepat tanggap atasi aksi kriminalitas, Kapolres apresiasi URC Totosik

Published

on

Katim URC Totosik Bripka Yanny Watung saat menerima penghargaan. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.comAksi cepat tanggap atasi kasus-kasus kriminalitas di Kota Tomohon terus diperlihatkan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik.

Satu per satu kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Tomohon pun diatasi tim yang diketuai Bripka Yanny Watung ini.

Atas capaian tersebut, Kepala Polres (Kapolres) Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait pun memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan, yang diserahkan di halaman Polres Tomohon, Senin (20/5/2019).

“Terima kasih atas dedikasi, pengabdian menjaga kamtibmas, pengungkapan dan penangkapan di wilayah hukum Resor Tomohon, serta memberikan rasa aman dengan merespon cepat setiap laporan dari masyarakat,” ujar Sirait.

Atas penghargaan tersebut, URC Totosik tak lantas berbangga diri.

Ketua Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung pun berterima kasih kepada pimpinannya atas penghargaan tersebut.

Menurut Watung, penghargaan tersebut bakal membuat pihaknya lebih semangat dalam bertugas.

“Tentunya kami akan berusaha meningkatkan kinerja dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan membawa nama harum Polri, khususnya Polres Tomohon,” ujar Polisi berprestasi ini.

Watung pun berterima kasih kepada warga di wilayah hukum Polres Tomohon yang terus mendukung URC Totosik dalam melaksanakan tugas.

“Penghargaan ini juga kami dapatkan atas bantuan dari masyarakat yang selalu memberikan informasi terhadap setiap kejadian yang terjadi,” pungkasnya.

Diketahui, dalam menjalankan tugas yang tak kenal lelah tersebut, Watung dibantu oleh Brigpol William Batuitang, Brigpol Hendri Otay, Brigpol Maikel Mawara, Brigpol Halvey Londok, Brigpol Jim Tumurang, Briptu Billy Timuhari dan Bripda Billy Lolong.

Editor : Christo Senduk

Zona Bolmong Raya

Mutasi jabatan di Bolmong terganjal assessment

Masaih ada 15 pejabat yang belum ikut assessment.

Published

on

Bupati Bolmong, Yasto Soepredjo. (Foto: Zonautara.com/Itd)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Isyarat mutasi jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang rencana digelar pasca libur dan cuti bersama lebaran, masih tertunda.

Pasalnya, dari hasil open recruitment di Kantor BKN Regional XI Manado beberapa waktu lalu, masih terdapat beberapa peserta yang belum mengikuti assessment test.

“Sehingga pelaksanaan mutasi jabatan baik berupa pergeseran maupun promosi jabatan, masih menunggu hasil dari pelaksanaan assessment dalam waktu dekat ini,” kata Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, saat memimpin apel kerja perdana Pemkab Bolmong, Senin (10/6/2019).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bolmong, Tahlis Gallang menuturkan, dari 54 peserta seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, 15 diantaranya belum mengikuti assessment.

Menurut Tahlis, assessment atau psikotes merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi seorang pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Hasil assessment sangat menentukan seseorang layak atau tidak memegang satu jabatan. Karena meskipun dari hasil seleksi panitia memberikan nilainya tinggi, mulai dari makalah hingga pemeparan dapat nilai bagus, tapi hasil assessment dinyatakan tidak layak, maka otomatis yang bersangkutan gugur,” tutur Tahlis Gallang.

Rencananya, assessment akan digelar di Mapolda Sulut, di Manado dalam waktu dekat ini. Pemkab Bolmong sudah menyurat ke Polda Sulut.

“Kita minta assessor dari Polri. Nanti kita yang fasilitasi. Rencana kita akan gelar minggu depan. Setelah pelaksanaan assessment hanya menunggu sepekan hasilnya sudah ada. Hasilnya itu murni,” sahutnya.

Di sisi lain, panglima ASN Bolmong ini menyebutkan, dari 15 yang belum assessment, ada beberapa yang sudah pernah ikut. Hanya saja, hasilnya sudah kadaluarsa. Hasil assessment hanya berlaku dua tahun. Lewat dua tahun, maka harus ikut lagi.

“Kepala daerah selaku user pun tidak bisa mengabaikan hasil assessment. Karena dari Komisi ASN akan menolak jika nama yang diusulkan untuk dilantik tidak mengantongi sertifikat assessment. Itu harus dilampirkan,” tandas Tahlis Gallang. (itd)

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com