Connect with us

Published

on

Terletak di negara bagian Manipur, India, Taman Nasional Keibul Lamjao merupakan suaka margasatwa satu-satunya yang terapung di dunia.

Danau Loktak yang berada di dalam kawasan taman nasional itu merupakan danau air tawar terbesar di India Utara.

Suaka margasatwa ini memiliki pemandangan yang spektakuler dengan warna-warni yang indah. Beberapa vegetasi yang terapung di air membentuk komposisi cincin yang dikenal dengan nama “phumdi”.

Taman nasional ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan menjadi sumber persediaan makanan bagi penduduk sekitar. Tidak hanya itu, Keibul Lamjao juga menjadi tempat bagi satwa di Manipur mencari makan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONAPEDIA

Menyaksikan Batavia, kota tersohor di Asia Tenggara kala itu lewat Virtual Reality

Merasakan sensasi terbang bersama seekor burung mendatangi kota penting dalam sejarah Nusantara.

Published

on

Rekonstruksi visual Batavia. (@wfm.nl / Rob Tuytel)

ZONAUTARA.com – Museum Westfries di Kota Hoorn, Belanda baru saja membuka pameran untuk memperingati 400 tahun sejak Batavia didirikan. Pameran itu berlangsung pada 30 Mei hingga 5 Januari 2020.

Diberi tajuk “Batavia 1627 VR”, para pekerja multimedia dalam pameran itu berhasil menghidupkan Kota Batavia dalam visualisasi virtual reality.

Pengunjung bisa merasakan sensasi terbang bersama seekor burung dan mendatangi Batavia, kota tersohor dan penting di Asia Tenggara pada masa itu.

Batavia menjadi kota penting dalam perjalanan sejarah Nusantara. Sewaktu Jan Pieterszoon Coen ditunjuk memegang jabatan Gubernur Jenderal VOC pada pertengahan tahun 1618, dia langsung mempersiapkan diri menguasai Jayakarta.

Jayakarta adalah salah satu bandar dagang paling sibuk di Kepulauan Nusantara kala itu. Coen melihat peluang Jayakarta bisa menjadi kota pesisir yang ramai karena lokasinya yang strategis.

Coen ingin memindahkan pusat kegiatan VOC ke Jayakarta yang sebelumnya bernama Sunda Kelapa dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. Ini adalah kerajaan Sunda yang berpusat di Bogor dan eksis hingga tahun 1579.

Pada 30 Mei 1619, Coen berhasil mewujudkan keiginannya. Dengan mengerahkan ribuan pasukan VOC, kota pelabuhan milik Kesultanan Banten itu berhasil direbut. VOC menguasai Jayakarta.

Coen kemudian mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia, dan menjadikannya sebagai pusat pemerintahan VOC di Nusantara. Pengukuhan nama Batavia berlangsung pada 4 Maret 1621, sekaligus membentuk pemerintahannya.

Dari Batavia inilah kemudian VOC dan Belanda mengendalikan Nusantara hingga berabad-abad sesudahnya. Kota ini kemudian memberi pengaruh penting di kawasan Asia Tenggara.

Banyak rekonstruksi kondisi Batavia kala itu melalui foto dan grafis. Namun “Batavia 1627 VR” dalam pameran yang digelar di kota kelahiran Coen itu, mampu membawa kita menikmati kondisi Batavia saat itu dalam tampilan 3D.

Cuplikan videonya dapat dilihat disini:

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com