Connect with us

Hukum dan Kriminal

Curi jam tangan, lalu disembunyikan di kemaluan

Polisi bis atahu setelah dilakukan pemeriksaan dengan sinar X.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi (Pexels.com)

ZONAUTARA.COM – Seorang pembantu asal Shanghai yang tidak disebutkan namanya melakukan tindakan nekat saat mencuri barang dari majikannya.

Seperti yang dilaporkan World of Buzz, perempuan itu mencuri jam tangan dan menyembunyikannya di dalam kemaluannya.

Majikan tempat pembantu itu bekerja, telah menaruh curiga. Namun saat ditanyai, pembantu itu terus menolak tuduhan tersebut.

Polisi kemudian dipanggil dan melakukan menginterogasi. Saat sedang diinterogasi, sikap pembantu itu terlihat aneh. Dia menunjukkan sikap tidak nyaman di bagian pahanya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dengan sinar X. dan hasilnya mengerikan. Dia ternyata menyembunyikan jam tangan curian di dalam kemalaunnya.

Sinar X menampakkan jam tangan itu berada di perut bagian bawah. Polisi kemudian meminta perempuan itu menjalani operasi untuk mengeluarkan barang curiannya.

Dia lalu ditahan dengan tuduhan telah melakukan tindakan kriminal.

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com