Connect with us

Hukum dan Kriminal

Curi jam tangan, lalu disembunyikan di kemaluan

Polisi bis atahu setelah dilakukan pemeriksaan dengan sinar X.

Published

on

Ilustrasi (Pexels.com)

ZONAUTARA.COM – Seorang pembantu asal Shanghai yang tidak disebutkan namanya melakukan tindakan nekat saat mencuri barang dari majikannya.

Seperti yang dilaporkan World of Buzz, perempuan itu mencuri jam tangan dan menyembunyikannya di dalam kemaluannya.

Majikan tempat pembantu itu bekerja, telah menaruh curiga. Namun saat ditanyai, pembantu itu terus menolak tuduhan tersebut.

Polisi kemudian dipanggil dan melakukan menginterogasi. Saat sedang diinterogasi, sikap pembantu itu terlihat aneh. Dia menunjukkan sikap tidak nyaman di bagian pahanya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dengan sinar X. dan hasilnya mengerikan. Dia ternyata menyembunyikan jam tangan curian di dalam kemalaunnya.

Sinar X menampakkan jam tangan itu berada di perut bagian bawah. Polisi kemudian meminta perempuan itu menjalani operasi untuk mengeluarkan barang curiannya.

Dia lalu ditahan dengan tuduhan telah melakukan tindakan kriminal.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Pangdam XIII/Merdeka sambut Satgas Yonif 711 dari penugasan di Maluku dan Maluku Utara

Published

on

Foto: Pengdam XIII/Merdeka

MANADO, ZONAUTARA.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang menyambut kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Yonif 711/Raksatama dari penugasan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Penyambutan itu dilakukan di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Senin (10/6/2019).

Aritonang dalam sambutannya mengatakan bahwa berdasarkan laporan, Yonif 711/Raksatama telah mengemban tugas negara tersebut dengan baik. Hal itu dapat dicapai berkat kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi.

“Pelaksanaan tugas operasi dalam rangka mengamankan daerah  rawan di Maluku dan Maluku Utara selama kurang lebih sembilan bulan tentunya telah memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para anggota Satgas,” ujar Aritonang.

Dengan selesainya penugasan ini, Aritonang memerintahkan kepada segenap unsur pimpinan Yonif 711/Raksatama agar segera melaksanakan konsolidasi.

“Periksa kembali kondisi kesehatan seluruh anggota dan yakinkan semua dalam keadaan sehat serta adakan pengecekan kembali semua material yang telah digunakan, baik senjata, munisi maupun perlengkapan lainnya seteliti dan secermat mungkin. Kebanggaan dan keberhasilan yang telah kalian capai hendaknya dapat dijadikan sebagai motivasi dan kepercayaan diri dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang,” kata Aritonang.

Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah beserta Forkopimda, Kapolda Sulawesi Tengah beserta jajaran; Danrem 132/Tadulako, Danlanal Palu dan Kaden AU Palu;  Walikota Palu beserta Forkopimda; Para Asisten dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka; Danbrigif 22/Otamanasa; Komandan KRI Teluk Bintuni 520;  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka beserta para Pengurus; Perwira, Bintara dan Tamtama Yonif 711/Raksatama.

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com