Connect with us

POJOK RONNY

Ayo kerja lagi layani masyarakat

Sanksi menanti jika masih menambah libur.

Bagikan !

Published

on

pixabay.com

Libur panjan bagi aparatur sipil negara (ASN), baik itu pegawai negeri sipil maupun tenaga kontrak sudah berakhir. Hari ini harus masuk kerja lagi. Tidak ada alasan.

Sudah cukup libur yang diberikan pemerintah. Seminggu lamanya. Dan selama itu pula pelayanan kepada masyarakat terbatas. Kini pelayanan itu harus kembali normal.

Tidak ada alasan apapun untuk menambah libur dan tidak masuk kantor. Tentu pengecualian bagi yang berhalangan berat.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah mewanti-wanti. Bagi ASN yang tidak masuk kantor hari ini, ada sanksi yang menanti.

Sanksi itu mulai dari ringan hingga sanksi berat yang berujung pemecatan. Sebagai pegawai yang menerima gaji dari negara, sudah barang tentu sanksi itu harus dihindari. Caranya, ya masuk kerja.

Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus sungguh-sungguh mengerjakan tugas dan tanggungjawabnya. Tujuannya agar aktifitas dan kepentingan masyarakat terlayani.

Begitu pula, kedisplinan ASN akan menjamin jalannya birokrasi pemerintahan bekerja secara optimal.

Gaji yang diterima oleh ASN itu dibayarkan dari pajak masyarakat. Oleh karena itu, wajar pula jika masyarakat ikut mengawasi agar ASN tidak lagi menambah libur.

Ayo bekerja.

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

POJOK RONNY

Mari kita hormati putusan MK

Cukuplah energi yang tersita untuk pesta demoktasi. Sekarang waktunya bekerja membangun bangsa dan negara.

Bagikan !

Published

on

Hari ini, Rabu (27/6/2019), Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang dengan agenda utama pembacaan putusan sengketa perselisihan hasil Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019-2024.

Sidang ini dimajukan sehari lebih awal sebagaimana jadwal yang seharusnya pada Jumat (28/6) besok. Persidangan direncanakan akan digelar pada pukul 12.30 WIB.

Hari ini akan menjadi penting bagi Pemohon, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi). Hasil rembuk para hakim MK yang menyidangkan gugatan mereka, akan menentukan hasil akhir Pilpres, apakah MK akan mengabulkan gugatan pemohon atau mempertegas hasil rekapitulasi perhitungan suara yang sudah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pemohon menjadikan KPU sebagai pihak termohon, dan meminta MK untuk memerintahkan kepada KPU agar menetapkan Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

Alasan mereka adalah telah terjadi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan masif (TSM) pada pelaksanaan Pilres, sehingga Prabowo-Sandi dirugikan.

Kita semua mengikuti sidang MK yang digelar secara terbuka. Baik kubu pemohon, termohon maupun para pihak telah didengar dan diberi kesempatan untuk mengajukan bukti serta saksi-saksinya. Begitu juga, majelis hakim telah mendengar keterangan dari para ahli.

Kini waktunya majelis hakim membacakan keputusannya. Hanya ada dua kemungkinan, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin tetap menjadi presiden dan wakil presiden terpilih atau memerintahkan kepada KPU agar Pilpres digelar ulang.

Kita menaruh harapan, majelis hakim akan menegakkan kebenaran dan keadilan secara utuh sesuai dengan fakta persidangan. Sikap mejelis hakim bukan saja akan menentukan arah demokrasi yang sudah ditempuh lewat pemilihan umum, tetapi juga akan menentukan bagaimana bangsa ini menghadapi hari-hari selanjutnya.

Pesta demokrasi itu telah terlalu banyak menyita energi bangsa ini. Sudah waktunya, kita sebagai bangsa yang besar kembali fokus bekerja, membangun bersama negeri yang kita cintai ini. Negeri tempat kita berpijak. Negeri yang tanah dan airnya telah memberikan kita kehidupan.

Oleh karena itu, apapun keputusan majelis hakim nanti, tentu sebagai bangsa yang besar, rakyat yang mencintai negerinya, harus menerima. Baik itu bagi kubu pemohon, termohon dan para pihak.

Terlebih bagi kedua pasangan, Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi. Sebab mereka adalah tokoh bangsa yang sepatutnya memberikan teladan.

Bagikan !
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com