Connect with us

ZONA DAERAH

Sekkot Lolowang sidak kehadiran ASN

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comProses pemerintahan di Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon kembali berlangsung pascalibur ldul Fitri, Senin (10/6/2019).

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak pun wajib kembali beraktivitas di kantor.

Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Lolowang Harold V Lolowang pun memantau kehadiran para ASN dan nakon di sejumlah perangkat daerah dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin pagi.

Sidak tersebut dilakukan Lolowang yang didampingi Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Siske Wongkar dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Daniel Pontonuwu di kantor Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Dinas Kesehatan, RSUD dan Kecamatan Tomohon Barat.

Lolowang mengatakan, sidak setelah hari libur tersebut merupakan bagian dari proses peningkatan kinerja dan disiplin seluruh ASN.

“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang optimal dari aparatur pemerintah,” ungkapnya.

Menurut Lolowang, dari hasil sidak tersebut, tingkat kehadiran dan disiplin terbilang baik.

“Tingkat kepatuhan ASN Tomohon patut diapresiasi karena prosentase kehadiran yang tinggi dan disiplin di hari kerja pertama sesudah libur bersama,” pungkasnya.

Diketahui, hari pertama kerja diisi dengan apel kerja dan ibadah bersama di masing-masing perangkat daerah, serta menerima arahan pimpinan.

Di Sekretariat Daerah, aktivitas di hari pertama pascalibur panjang diawali dengan pengecekan apel, kehadiran, ibadah dan rapat, serta menerima arahan dari Asisten Perekonomian Djoike Karouw yang mengingatkan dua hal pokok dalam pelaksanaan tugas, yakni motivasi dan kemampuan.

Editor : Christo Senduk

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Zona Bolmong Raya

Mutasi jabatan di Bolmong terganjal assessment

Masaih ada 15 pejabat yang belum ikut assessment.

Published

on

Bupati Bolmong, Yasto Soepredjo. (Foto: Zonautara.com/Itd)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Isyarat mutasi jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang rencana digelar pasca libur dan cuti bersama lebaran, masih tertunda.

Pasalnya, dari hasil open recruitment di Kantor BKN Regional XI Manado beberapa waktu lalu, masih terdapat beberapa peserta yang belum mengikuti assessment test.

“Sehingga pelaksanaan mutasi jabatan baik berupa pergeseran maupun promosi jabatan, masih menunggu hasil dari pelaksanaan assessment dalam waktu dekat ini,” kata Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, saat memimpin apel kerja perdana Pemkab Bolmong, Senin (10/6/2019).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bolmong, Tahlis Gallang menuturkan, dari 54 peserta seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, 15 diantaranya belum mengikuti assessment.

Menurut Tahlis, assessment atau psikotes merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi seorang pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Hasil assessment sangat menentukan seseorang layak atau tidak memegang satu jabatan. Karena meskipun dari hasil seleksi panitia memberikan nilainya tinggi, mulai dari makalah hingga pemeparan dapat nilai bagus, tapi hasil assessment dinyatakan tidak layak, maka otomatis yang bersangkutan gugur,” tutur Tahlis Gallang.

Rencananya, assessment akan digelar di Mapolda Sulut, di Manado dalam waktu dekat ini. Pemkab Bolmong sudah menyurat ke Polda Sulut.

“Kita minta assessor dari Polri. Nanti kita yang fasilitasi. Rencana kita akan gelar minggu depan. Setelah pelaksanaan assessment hanya menunggu sepekan hasilnya sudah ada. Hasilnya itu murni,” sahutnya.

Di sisi lain, panglima ASN Bolmong ini menyebutkan, dari 15 yang belum assessment, ada beberapa yang sudah pernah ikut. Hanya saja, hasilnya sudah kadaluarsa. Hasil assessment hanya berlaku dua tahun. Lewat dua tahun, maka harus ikut lagi.

“Kepala daerah selaku user pun tidak bisa mengabaikan hasil assessment. Karena dari Komisi ASN akan menolak jika nama yang diusulkan untuk dilantik tidak mengantongi sertifikat assessment. Itu harus dilampirkan,” tandas Tahlis Gallang. (itd)

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com