Connect with us

HEADLINE

30 Jurnalis di Sulut dilatih KPK

KPK berharap berita tentang pencegahan korupsi meningkat.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Jurnalisme dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah dua hal yang tak terpisahkan. Sejak berdiri, KPK tumbuh dan bekerja di tengah dukungan masyarakat yang positif. Kondisi ini terjadi bukan hanya karena kinerja KPK. Dukungan positif terus menyertai KPK karena publikasi yang dilakukan oleh para jurnalis.

Kondisi ini tampak dalam hasil Survei Partisipasi Publik yang dilakukan oleh KPK pada 2018. Sebanyak 90,4 persen masyarakat mendapat dan mencari informasi tentang KPK dari media massa. Sumber kedua adalah media sosial. Sebanyak 31,8 persen masyarakat mencari informasi tentang KPK ke media sosial. Media sosial kini menjadi perkembangan bentuk jurnalisme atau pers yang sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi.

Media sosial menjadi salah satu bentuk dari jurnalisme warga yang kini membantu dan menjadi pelengkap para jurnalis profesional yang menulis untuk perusahaan media. Berkat para jurnalis inilah, pencegahan dan penindakan yang dilakukan KPK bisa terdengar dan diketahui seluruh masyarakat Indonesia.

Sayangnya, berita dan informasi tentang pencegahan dan penindakan belum berimbang jumlahnya. Dari data pemberitaan tahun 2018, berita penindakan mendominasi sebesar 58,55 persen. Berita pencegahan hanya mendapat tempat 12,64 persen.

Untuk meningkatkan pemberitaan tentang pencegahan sekaligus memberikan apresiasi kepada jurnalisme, KPK mengelar Pelatihan Jurnalis Lawan Korupsi.

Pelatihan yang ikut didukung olah Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Tempo Institute ini memilih Kota Manado sebagai lokasi penyelenggaraan pertama.

“Kami bersyukur diberi kesempatan belajar tentang korupsi terutama aspek pencegahannya,” ujar Ketua AJI Kota Manado, Lynvia Gunde, Sabtu (20/7/2019).

Pelatihan yang digelar di gedung Grand Kawanua Internasonal City dan diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari jurnalis yang bekerja di berbagai platform media serta beberapa jurnalis warga dan pers mahasiswa.

“Peserta yang ikut pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan karya tentang pencegahan korupsi. Ada lombanya dengan hadiah cukup besar,” ujar Tri Artining Putri dari Humas KPK.

Ada lima sektor yang akan menjadi fokus lomba jurnalistik ini yakni adalah sumber daya alam, pendidikan, kesehatan, dana desa, dan pelayanan publik.

Dalam pelatihan itu, KPK menghadirkan pembicara dari pegawai KPK, Erlangga Kharisma Adikusumah, Ketua Bidang Data dan Informasi AJI Indonesia, Mustakim serta Akademisi Universitas Sam Ratulangi Manado, Daud Ferry Liando.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HEADLINE

Corona Sulut: 31 orang sembuh, lebih banyak dari kasus baru positif

Total orang sembuh mencapai 299 orang.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi seorang petugas kesehatan di Manado. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Hari ini, Minggu 5 Juli 2020, jumlah orang yang dinyatakan sembuh dari penularan virus corona lebih banyak dari kasus baru positif harian yang diumumkan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut, melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Steaven Dandel menyebutkan bahwa kasus baru positif di Sulut pada hari ini dilaporkan ada 17 kasus.

“Tetapi jumlah orang yang dinyatakan sembuh dari covid-19 karena hasil swab dua kali negatif ada sebanyak 31 kasus,” tulis Dandel melalui rilis yang diterima Zonautara.com.

Adapun 31 kasus sembuh tersebut tersebar di tujuh daerah di Sulut, terbanyak berasal dari Manado ada sebanyak 13 orang yang sebelumnya positif sudah dinyatakan sembuh.

Baca pula: Detil 17 kasus baru corona di Sulut pada 5 Juli

Dari Minahasa ada 4 orang sembuh, Tomohon 3 orang sembuh, Minahasa Utara 1 sembuh, Minahasa Selatan ada sebanyak 6 orang sembuh, Minahasa Tenggara 1 sembuh dan Bitung ada dua orang sembuh.

“Dan ada satu kasus dari luar daerah, yakni dari Sulsel, juga sudah sembuh,” rinci Dandel.

Dengan bertambahnya 31 orang sembuh tersebut, kini total yang orang sembuh dari covid-19 di Sulut sudah sebanyak 299 orang.

“Adapun kasus yang masih aktif hingga hari ini ada sebanyak 819 orang, dan ada 90 orang yang meninggal dunia, dan total kasus positif secara akumulatif mencapai 1208 kasus” kata Dandel.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com