Connect with us

ZONA DAERAH

Ajukan Ranperda APBD Perubahan, ini penjelasan Eman

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (19/8/2019).

Pengajuan ranperda dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Tomohon Miky JL Wenur didampingi Wakil Ketua DPRD Youddy Moningka dan Carol Senduk ini dilakukan langsung Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman.

Dalam penjelasannya, Eman menjelaskan, penyusunan ranperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2019 ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2019.

Menurut Eman, Ranperda Perubahan APBD tahun anggaran 2019 ini juga berpedoman pada dokumen perencanaan daerah, dalam hal ini mengacu pada perubahan RKPD tahun 2019 dan juga konsisten dari kesepakatan bersama mengenai Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPASP) APBD tahun anggaran 2019.

“Perubahan anggaran ini berupa penyesuaian terhadap rencana pendapatan daerah dan rencana penyesuaian alokasi belanja, pada kegiatan-kegiatan tertentu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebijakan, strategi, prioritas program, serta kegiatan dalam perubahan APBD tahun anggaran 2019, tetap ditujukan pada proses penanganan masalah-masalah pembangunan yang dianggap strategis dan prioritas bagi pembangunan daerah.

APBD Kota Tomohon tahun anggaran 2019 ini, lanjut Eman, pihaknya mengalokasikan belanja pendidikan tidak kurang dari 20% dari APBD, kesehatan 15%, kemudia alokasi anggaran untuk aparat pengawas internal pemerintah sebesar 1%.

“Sehingga pengalokasian ‘mandatory spending’ tetap dilakukan sesuai ketentuan,” paparnya.

Data menambahkan, mengenai penambahan alokasi anggaran pada perubahan APBD tahun anggaran 2019 didistribusikan ke perangkat daerah, dengan tetap memperhatikan program prioritas daerah.

“Kami berharap, DPRD dapat menjadwalkan tahapan pembahasan mengenai rancangan peraturan daerah ini sesuai dengan tahapan menurut aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan, seluruh pejabat Pemkot Tomohon hingga para Camat dan Lurah se- Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

JGE tetap optimis raih ‘tiket’ calon Wali Kota Tomohon dari Partai Golkar

Published

on

Jilly Gabriela Eman di sela-sela Musda Partai Golkar Sulut. (Foto: istimewa)

MANADO, ZONAUTARA.comBursa bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon dari Partai Golongan Karya (Golkar) kian ramai diperbincangkan, di sela-sela perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) ke-X, di Four Point Manado, Sabtu (15/2/2020).

Sejumlah nama bahkan disebut-sebut kans besar meraih tiket untuk maju sebagai calon dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Figur-figur yang diklaim bakal mendapatkan restu Partai Golkar untuk bertarung di Pemilihan Wali Kota dan Wawali (Pilwako) Tomohon itu, yakni Jilly Gabriela Eman (JGE) dan Syerly Adelyn Sompotan (SAS), serta Miky JL Wenur (MJLW).

Jilly Gabriela Eman saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya tetap optimis akan diusung sebagai calon Wali Kota oleh partai yang diketuai Airlangga Hartarto ini.

“Saya tetap optimis maju dan dicalonkan sebagai calon Wali Kota. Tapi tentunya menunggu mekanisme partai, serta keputusan DPP,” ujar JGE.

JGE yang kini menjabat Ketua Karang Taruna Kota Tomohon ini pun juga menyatakan siap dipasangkan dengan siapapun, sesuai dengan amanah partai.

“Sambil menunggu keputusan partai, saya mengajak semua kader, simpatisan dan pendukung untuk tetap bersinergi dan menjaga kekompakan,” pungkasnya. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com