Connect with us

CARI TAHU

Server Yahoo masih down

Yahoo Indonesia mulai bisa terakses

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com Server Yahoo.com masih down. Situs downdetector.com melaporkan, salah satu server raksasa itu mengalami down sejak pukul 2:10 AM EDT.

zonautara.com
Server Yahoo down.(Image: captured from website)

Uji coba mengakses jaringan Yahoo pada Kamis (5/9/2019) pukul 17:10 WITA, masih bermasalah. Namun Yahoo Indonesia sudah pulih kembali.

Belum diketahui apa penyebab downnya server salah satu layanan internet terbesar ini.

zonautara.com
Yahoo Indonesia sudah pulih.(Image: captured from website)

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

CARI TAHU

Yuk, cari tahu bagaimana fenomena hujan darah di India

Hujan berwarna merah darah juga dilaporkan pernah melanda Kerala pada tahun 1896 dan beberapa kali setelahnya.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Sejak 25 Juli hingga 23 September 2001, wilayah Kottayam dan Idukki di bagian selatan negara bagian Kerala di India mengalami fenomena membingungkan, yaitu hujan darah.

Menurut penduduk setempat, hujan berwarna pertama didahului oleh guntur yang keras dan kilatan cahaya, dan diikuti oleh rumpun pohon yang menumpahkan daun-daun terbakar abu-abu yang layu. Banyak lagi kejadian hujan merah dilaporkan selama sepuluh hari berikutnya dengan frekuensi yang semakin berkurang hingga akhir September.

Banyak alasan yang dikaitkan dengan fenomena misterius ini, beberapa tidak rasional – seperti mantra ilahi, dan keterlibatan alien. Awalnya, para ilmuwan Centre for Earth Science Studies (CESS) mencurigai bahwa partikel-partikel ini berasal dari ledakan meteor. CESS kemudian menarik kembali ini karena mereka melihat partikel menyerupai spora.

zonautara.com
Partikel yang diambil dari sampel hujan darah.(Image: mybookofmysteries.blogspot.com)

Sampel diserahkan ke Tropical Botanical Garden and Research Institute (TBGRI) untuk studi mikrobiologi, di mana spora dibiarkan tumbuh dalam media yang cocok untuk pertumbuhan ganggang dan jamur.

TBGRI bersama CESS menerbitkan laporan yang menyatakan asal usul partikel. Partikel dari hujan darah tersebut sebenarnya spora dari lumut pembentuk lumut. Pada Februari 2015, tim ilmuwan dari India dan Austria, mendukung identifikasi spora alga sebagai Trentepohlia annulata.

zonautara.com
Fenomena hujan darah di Kerala, India.(Image: mybookofmysteries.blogspot.com)

Curah hujan berwarna merah terjadi di Kerala selama musim panas tahun 2001, 2006, 2007, 2008 dan 2012; sejak 2001, para ahli botani telah menemukan spora Trentepohlia yang sama setiap saat. Hal itu mendukung gagasan bahwa hujan merah adalah fitur lingkungan lokal musiman yang disebabkan oleh spora alga.

Hujan berwarna merah darah juga dilaporkan pernah melanda Kerala pada tahun 1896 dan beberapa kali setelahnya. Pada 15 November 2012 hingga 27 Desember 2012 di timur dan utara-tengah provinsi Sri Lanka juga mengalami hal yang sama.

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com