Connect with us

CARI TAHU

Periksa android anda, jika ada program ini segera hapus, itu virus!

Virus itu bisa mencuri daftar kontak, mengintip pesan serta berlangganan layanan premium.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Periset keamanan CSIS Group melaporkan setidaknya 24 aplikasi untuk perangkat Android di toko resmi Google Play Store dijangkiti virus atau malware jenis trojan.

Trojan itu bernama “Joker”. Virus ini bisa mencuri uang dengan cara melakukan registrasi langganan premium tanpa sepengetahuan korbannya. Joker juga dapat menyimulasikan klik iklan, mengintip isi pesan teks di ponsel hingga mencuri informasi perangkat dan daftar kontak.

Jika menemukan aplikasi-aplikasi itu terinstall di handphone Android anda, segera hapus. Google sendiri telah menghapus 24 aplikasi itu dari Google Play Store.

“Sejauh ini kami menemukan keberadaan Joker di 24 aplikasi yang secara keseluruhan telah terpasang lebih dari 427.000 kali,” sebut peneliti virus dari CSIS Group, Akesejs Kuprins.

Joker menurut CSIS Group hanya mengincar pengguna di negara-negara tertentu, termasuk pengguna di Indonesia.

“Calon korbannya harus menggunakan kartu SIM dari salah satu negara ini,” kata Akesejs.

Secara keseluruhan ada 37 negara incaran Joker yang tersebar dari Benua Amerika hingga Asia dan Australia, termasuk AS, Mesir, Perancis, Jerman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Singapura.

Belum diketahui siapa dalang dibalik virus Joker ini. Akan tetapi jika dilihat dari kode bot, komentar, komando, dan server kontrol, transkripnya ditulis dalam Bahasa Mandarin.

Daftar 24 aplikasi yang terjangkiti.

1. Beach Camera 4.2
2. Mini Camera 1.0.2
3. Certain Wallpaper 1.02
4. Reward Clean 1.1.6
5. Age Face 1.1.2
6. Altar Message 1.5
7. Soby Camera 1.0.1
8. Declare Message 10.02
9. Display Camera 1.02
10. Rapid Face Scanner 10.02
11. Leaf Face Scanner 1.0.3
12. Board Picture editing 1.1.2
13. Cute Camera 1.04
14. Dazzle Wallpaper 1.0.1
15. Spark Wallpaper 1.1.11
16. Climate SMS 3.5
17. Great VPN 2.0
18. Humour Camera 1.1.5
19. Print Plant scan
20. Advocate Wallpaper 1.1.9
21. Ruddy SMS Mod
22. Ignite Clean 7.3
23. Antivirus Security – Security Scan, App Lock
24. Collate Face Scanner

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Dentists in oak park il

  2. Pingback: aircraft decals

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

CARI TAHU

Yuk, cari tahu bagaimana fenomena hujan darah di India

Hujan berwarna merah darah juga dilaporkan pernah melanda Kerala pada tahun 1896 dan beberapa kali setelahnya.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Sejak 25 Juli hingga 23 September 2001, wilayah Kottayam dan Idukki di bagian selatan negara bagian Kerala di India mengalami fenomena membingungkan, yaitu hujan darah.

Menurut penduduk setempat, hujan berwarna pertama didahului oleh guntur yang keras dan kilatan cahaya, dan diikuti oleh rumpun pohon yang menumpahkan daun-daun terbakar abu-abu yang layu. Banyak lagi kejadian hujan merah dilaporkan selama sepuluh hari berikutnya dengan frekuensi yang semakin berkurang hingga akhir September.

Banyak alasan yang dikaitkan dengan fenomena misterius ini, beberapa tidak rasional – seperti mantra ilahi, dan keterlibatan alien. Awalnya, para ilmuwan Centre for Earth Science Studies (CESS) mencurigai bahwa partikel-partikel ini berasal dari ledakan meteor. CESS kemudian menarik kembali ini karena mereka melihat partikel menyerupai spora.

zonautara.com
Partikel yang diambil dari sampel hujan darah.(Image: mybookofmysteries.blogspot.com)

Sampel diserahkan ke Tropical Botanical Garden and Research Institute (TBGRI) untuk studi mikrobiologi, di mana spora dibiarkan tumbuh dalam media yang cocok untuk pertumbuhan ganggang dan jamur.

TBGRI bersama CESS menerbitkan laporan yang menyatakan asal usul partikel. Partikel dari hujan darah tersebut sebenarnya spora dari lumut pembentuk lumut. Pada Februari 2015, tim ilmuwan dari India dan Austria, mendukung identifikasi spora alga sebagai Trentepohlia annulata.

zonautara.com
Fenomena hujan darah di Kerala, India.(Image: mybookofmysteries.blogspot.com)

Curah hujan berwarna merah terjadi di Kerala selama musim panas tahun 2001, 2006, 2007, 2008 dan 2012; sejak 2001, para ahli botani telah menemukan spora Trentepohlia yang sama setiap saat. Hal itu mendukung gagasan bahwa hujan merah adalah fitur lingkungan lokal musiman yang disebabkan oleh spora alga.

Hujan berwarna merah darah juga dilaporkan pernah melanda Kerala pada tahun 1896 dan beberapa kali setelahnya. Pada 15 November 2012 hingga 27 Desember 2012 di timur dan utara-tengah provinsi Sri Lanka juga mengalami hal yang sama.

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com