Connect with us

Zona Tomohon

Mengamuk di Indomaret, tiga pemuda Kakaskasen diringkus URC Totosik

Akibat mabuk dan membuat rusuh.

Bagikan !

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Aksi brutal dilakukan tiga pemuda di salah satu gerai retail modern di Kelurahan Kakaskasen Tiga, Kecamatan Tomohon Utara, sekitar pukul 02.30 WITA, Senin (16/9).

Ketiga pelaku, yakni AM alias Aldy (27) dan SK alias Sergio (19) keduanya merupakan warga Lingkungan Satu, Kelurahan Kakaskasen, serta HS alias Hendra (22), warga Lingkungan III, Kelurahan Kakaskasen Tiga.

Aksi ketiganya pun dilaporkan ke pihak kepolisian oleh lelaki Angga Maramis (25), warga Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat karena telah melakukan keributan di gerai Indomaret yang terletak di depan Mako Rindam itu.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang menerima laporan tersebut langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan para pelaku.

Kepala Unit (Kanit) Tim URC Totosik Bripka Yanny Watung mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut berawal saat pelapor bersama istri dan rekan-rekannya sedang berada di lokasi kejadian.

Tiba-tiba, datang pelaku Sergio bersama rekannya yang sudah dalam keadaan mabuk.

“Pada saat akan masuk ke dalam gerai Indomaret, pelaku Sergio menabrak pintu kaca dan ditertawakan oleh rekan-rekan pelapor. Karena merasa tidak senang ditertawakan, saat keluar, pelaku Sergio  membentak pelapor dan rekan-rekannya,” tutur Watung.

Tak sampai di situ, karena merasa tidak puas, pelaku Sergio bahkan mengangkat kursi dan dilempar ke arah pelapor.

Bahkan, lanjut Watung, pelaku Sergio Kilis membalikkan dan menjatuhkan semua kursi dan meja yang ada di gerai Indomaret dan mulai membuat rusuh.

“Pelaku Sergio juga sempat menantang pelapor untuk berkelahi. Melihat kejadian itu, pelaku lainnya, yaitu lelaki Aldi juga ikut membuat rusuh dan hampir memukul istri pelapor,” katanya.

Menurut Watung, pelaku Aldi juga disebut mengambil batu dan melempar ke arah baliho yang berada di parkiran gerai Indomaret dan juga sempat berusaha melempar kendaraan yang melintas dengan batu.

Merasa tidak puas, pelaku Sergio meminta bantuan lelaki Hendra. Ketiganya membuat rusuh dan berusaha memukul pelapor bersama sang istri dan rekan-rekannya yang berada di situ. Merasa terancam kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut kepada Tim URC Totosik.

“Mendapat laporan itu, kami segera menuju ke TKP. Saat di TKP, kami mendapati ketiga pelaku sedang membuat rusuh dan berusaha melakukan pemukulan terhadap pelapor dan rekan-rekannya. Pada saat akan diamankan ketiga pelaku sempat melakukan perlawanan, namun ketiga pelaku tersebut berhasil diamankan,” pungkas Watung.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait melalui Kasubag Humas Polres Tomohon Iptu Jhony Kreysen membenarkan kejadian itu.

“Saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolres Tomohon dan akan diproses hukum,” tutur Kreysen.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

ZONA DAERAH

Target diserahkan 31 Januari, penyusunan LKPD dikebut

Published

on

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman menegaskan, pihaknya akan mengupayakan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon diserahkan pada akhir Januari 2020 mendatang.

Jika terlaksana sesuai dengan target tersebut, Kota Tomohon pun akan menjadi yang pertama di Sulawesi Utara (Sulut) yang memasukan LKPD dan yang kedua di Indonesia setelah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Di tahun-tahun sebelumnya penyerahan buku LKPD ini biasanya paling lambat diserahkan pada bulan Maret. Di tahun 2020 ini, Pemerintah Kota menjadi terobosan, bahwa kita akan pertama di Sulut menyerahkan LKPD di 31 Januari dan kedua tercepat di Indonesia,” ujar Eman beberapa waktu lalu.

Menurut Eman, penyerahan LKPD di akhr Januari ini tujuannya bukan untuk menjadi yang tercepat, melainkan sebagai bagian dari pemantauan pengelolaan keuangan dan kinerja.

“Targetnya bukan menjadi yang tercepat, tapi sebenarnya kita terus meningkatkan diri dalam rangkaian bagaimana laporan keuangan dan kinerja Pemerintah Kota Tomohon ini terus dipantau dan dievaluasi,” ungkap Eman.

Dia menegaskan, Perangkat Daerah di jajaran Pemkot Tomohon saat ini sedang dalam tahapan perampungan sebelum nantinya diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala BPKPD Gerardus Mogi. (Foto: zonautara.com)

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Gerardus Mogi menjelaskan, dari 34 Perangkat Daerah ditambah 9 bagian yang ada di jajaran Pemkot Tomohon, hanya tertinggal 3 Perangkat Daerah yang sementara dirampungkan penginputan data-data asetnya.

“Ketiga Perangkat Daerah tersebut adalah PUPR, Dinkes dan Dikbud. Sementara, untuk 2 Kecamatan, yaitu Kecamatan Tomohon Timur dan Tomohon Utara masih belum menginput data, sedangkan Kecamatan Tomohon Selatan hampir selesai,” kata Mogi, Rabu (22/1/2020).

Menurut Mogi, dasar penyusunan LKPD adalah laporan keuangan dari setiap Perangkat Daerah dan saat ini juga Inspektorat sementara melakukan review bagi setiap Perangkat Daerah yang laporan keuangannya sudah selesai dilaksanakan.

“Sejak tanggal 13 Januari itu dimulai dengan rekonsiliasi data Perangkat Daerah dengan Bidang Akutansi untuk posisi KAS (saldo akhir). Juga, rekonsiliasi data Aset dengan Bidang BMD untuk menghitung nilai Aset, akumulasi penyusutan Aset dan total pengadaan di tahun 2019,” pungkas Mogi.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com