Connect with us

Zona Tomohon

Christo Eman nyatakan siap kawal aspirasi kaum milenial

Christo adalah legislator termuda di DPRD Tomohon dan menjabat ketua sementara.

Bagikan !

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sementara Kota Tomohon Christo Bless Eman merupakan legislator termuda yang menjabat periode 2019-2024.

Christo yang kini masih berusia 25 tahun menyatakan kesiapannya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat, khususnya para anak muda yang merupakan kaum milenial.

“Saya berasal dari kaum milenial, jadi selain akan mengawal aspirasi masyarakat umum, saya juga akan mengawal aspirasi para milenial yang ada di Kota Tomohon,” ujar Christo, di ruang kerjanya, Selasa (17/9/2019).

Politisi muda dari Partai Golkar ini mengatakan, salah satu yang menjadi program utamanya, yaitu mendorong peningkatan kapasitas para generasi muda yang merupakan calon-calon pemimpin bangsa.

Menurut dia, program pengembangan kapasitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut sejalan dengan program Presiden RI Joko Widodo yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM.

“Jadi, saya akan menyuarakan dan mengawal setiap program yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas anak muda dalam berbagai bidang, agar generasi muda di Kota Tomohon semakin maju dan tak kalah bersaing dengan dunia luar,” tuturnya.

Selain itu, kata Christo, dia pun akan mendorong hal-hal yang terkait dengan upaya-upaya untuk melestarikan kerukunan antarumat beragama di Kota Tomohon.

Pasalnya, lanjut Christo, kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama merupakan salah satu faktor utama kemajuan daerah.

“Pastinya, semua itu untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Tomohon yang kita cintai ini,” pungkas putra dari Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman ini.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

ZONA DAERAH

Target diserahkan 31 Januari, penyusunan LKPD dikebut

Published

on

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman menegaskan, pihaknya akan mengupayakan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon diserahkan pada akhir Januari 2020 mendatang.

Jika terlaksana sesuai dengan target tersebut, Kota Tomohon pun akan menjadi yang pertama di Sulawesi Utara (Sulut) yang memasukan LKPD dan yang kedua di Indonesia setelah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Di tahun-tahun sebelumnya penyerahan buku LKPD ini biasanya paling lambat diserahkan pada bulan Maret. Di tahun 2020 ini, Pemerintah Kota menjadi terobosan, bahwa kita akan pertama di Sulut menyerahkan LKPD di 31 Januari dan kedua tercepat di Indonesia,” ujar Eman beberapa waktu lalu.

Menurut Eman, penyerahan LKPD di akhr Januari ini tujuannya bukan untuk menjadi yang tercepat, melainkan sebagai bagian dari pemantauan pengelolaan keuangan dan kinerja.

“Targetnya bukan menjadi yang tercepat, tapi sebenarnya kita terus meningkatkan diri dalam rangkaian bagaimana laporan keuangan dan kinerja Pemerintah Kota Tomohon ini terus dipantau dan dievaluasi,” ungkap Eman.

Dia menegaskan, Perangkat Daerah di jajaran Pemkot Tomohon saat ini sedang dalam tahapan perampungan sebelum nantinya diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala BPKPD Gerardus Mogi. (Foto: zonautara.com)

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Gerardus Mogi menjelaskan, dari 34 Perangkat Daerah ditambah 9 bagian yang ada di jajaran Pemkot Tomohon, hanya tertinggal 3 Perangkat Daerah yang sementara dirampungkan penginputan data-data asetnya.

“Ketiga Perangkat Daerah tersebut adalah PUPR, Dinkes dan Dikbud. Sementara, untuk 2 Kecamatan, yaitu Kecamatan Tomohon Timur dan Tomohon Utara masih belum menginput data, sedangkan Kecamatan Tomohon Selatan hampir selesai,” kata Mogi, Rabu (22/1/2020).

Menurut Mogi, dasar penyusunan LKPD adalah laporan keuangan dari setiap Perangkat Daerah dan saat ini juga Inspektorat sementara melakukan review bagi setiap Perangkat Daerah yang laporan keuangannya sudah selesai dilaksanakan.

“Sejak tanggal 13 Januari itu dimulai dengan rekonsiliasi data Perangkat Daerah dengan Bidang Akutansi untuk posisi KAS (saldo akhir). Juga, rekonsiliasi data Aset dengan Bidang BMD untuk menghitung nilai Aset, akumulasi penyusutan Aset dan total pengadaan di tahun 2019,” pungkas Mogi.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com