Connect with us

Hiburan

Lama tak terdengar, Sandiaga Uno jadi host acara TV

Dia akan memandu acara The Indonesia Channel.

Bagikan !

Published

on

sandiaga uno jadi host tv
Eks Cawapres Sandiaga Uno. (Suara.com/M. Yasir).

ZONAUTARA.com – Cukup lama tak terdengar, pasca kekalahan saat Pemilihan Presiden lalu, Sandiaga Uno ternyata membuat kejutan yang tak terduga.

Pasangan Prabowo Subianto sewaktu bertarung dalam Pilpres itu, kini malah menjadi host di saluran TV 24, sebuah saluran televisi berbahasa Inggris pertama di Indonesia.

Suara.com memberitakan, Sandiaga akan menjadi pemandu acara dalam The Indonesia Channel (TIC).

“Kami telah menyiapkan konten baru yang menarik untuk audiens global dengan beberapa wajah baru dalam tim kami,” ungkap Arci Fadillah, TIC General Manager.

Salah satu program terfavorit adalah “Hot Indonesia”, talk show mingguan yang membahas topik-topik terkini. Program acara tersebut dipandu Sandiaga Uno, mantan pembawa berita TV dan konsultan marketing politik Sandrina Malakiano, serta Dalton Tanonaka.

“Masyarakat selalu penasaran dengan langkah Sandi selanjutnya. Mereka akan menemukan jawabannya dengan menyaksikan program ini setiap minggu. Beliau punya banyak hal untuk diungkapkan,” ungkap Tanonaka, mantan pembawa berita CNN dan Metro TV.

Bukan tak beralasan, bisnis eksekutif ternama itu bergabung dalam program acara yang dipandu secara santai untuk membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

“Buat saya ini adalah kesempatan yang baik dan saya menerima tawaran dari Dalton untuk bekerjasama dengan Sandrina yang dulu presenter TV dan sekarang jadi pengusaha dan political marketing. Dengan industri 4.0 model news yang akan disukai masyarakat terutama milenial, terutama di luar negeri bisa bantu mempromosikan Indonesia,” ungkap Sandiaga.

Dengan topik pembahasan baik dunia politik hingga bisnis, suami Nur Asia Uno itu memastikan TIC akan memberikan program acara berkualitas untuk membangun bangsa.

“Kita juga mau kasih lihat politik di sini oke-oke saja kok, terutama lewat kontestasi kemarin, setelah itu kembali lagi normal. Kita ingin membangun bangsa terus ke depan dan isu-isu yang dibahas di sini akan dibahas dalam, seimbang, tidak mengambil satu sisi saja tapi juga tidak memihak juga memberikan ruang untuk diskusi,” jelas Sandiaga.

Sebagai pengusaha, Sandiaga juga memastikan para pelaku industri bisnis, terutama UKM bisa tampil di program acara ini.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hiburan

Dipikir dapat hadiah, ternyata M Nuh harus bayar Rp 2,5 M untuk dapat motor bertandatangan Jokowi

Dia adalah pria yang memenangkan lelang motor saat konser BPIP.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Nama M nuh atau Muhammad Nuh menjadi viral. Dia adalah pria yang memenangkan lelang motor listrik Jokowi pada saat konser amal bertajuk “Berbagi Kasih Bersama Bimbo”.

Konser virtual untuk Bersatu Melawan Corona yang digagas MPR bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang disiarkan langsung di TVRI pada Minggu (17/5/2020) itu, mencari pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo.

M Nuh pun menjadi pemenang lelang motor tersebut dengan tawaran Rp. 2,255 miliar.

Karena tawarannya tinggi, pihak panitia akhirnya memutuskan motor tersebut jatuh ke tangan M Nuh, yang sebelumnya santer diberitakan sebagai pengusaha dari Kampung Manggis, Kota Jambi.

Konser amal bersatu melawan Corona (foto: Istimewa)

Namun setelah hasil penelusuran, M Nuh ternyata bukanlah seorang pengusaha. Ia hanyalah warga biasa yang tinggal di Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi dengan pekerjaan sebagai buruh harian lepas.

Terkait isu tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi angkat bicara. Menurut Kapolda, M Nuh berpikir menelpon untuk ikut undian mendapat motor.

Firman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5/2020), menjelaskan, ternyata M Nuh mesti membayar uang lelang sebesar Rp 2,5 miliar. Dia ditagih untuk segera membayar.

Hal ini membuatnya ketakutan dan datang ke polisi untuk minta perlindungan.

“Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan. Setelah diwawancara, dia tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan,” ujar Firman.

Sementara Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan, M Nuh tidak ditahan. Ia hanya diwawancara, setelah itu disuruh pulang.

“Orang itu tidak ditahan, tidak dilakukan penahanan. Tidak ada penangkapan. Itu aja. Nggak ada,” kata Kuswahyudi.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com