Connect with us

Serba Serbi

Gara-gara durian, pesawat di Kanada harus mendarat darurat

Pesawat itu mengangkut 245 penumpang.

Bagikan !

Published

on

Durian (Pixabay.com)
Durian (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Sebuah pesawat terbang komersil di Kanada yang mengangkut 245 penumpang dan delapan kru kabin terpaksa melakukan pendaratan darurat.

Penyebabnya hanya karena bau durian yang sangat menyengat masuk ke dalam kabin. Dikutip dari detik.com, pilot pesawat Canada Rouge dengan nomor penerbangan ROU1566 harus mengeluarkan masker oksigen agar penumpang bisa bernafas normal dan tidak mengalami mual.

Pilot pesawat itu juga bahkan sampai mengeluarkan kode Pan Pan, sebuah kode emergency tertinggi kedua di dalam penerbangan.

Foto: Travelweek.ca

ROU1566 terbang dari Montreal menuju Vancouver, Kamis (17/10/2019), dan terpaksa mendarat darurat di bandara asal setelah 37 menit mengudara.

Setelah diperiksa, ternyata bau durian yang mengganggu itu berasal dari bagian kargo pesawat. Di dalam kargo, ada kontainer pengiriman barang yang berisi durian.

Mungkin bagi sebagian orang, durian adalah buah terenak dengan baunya yang khas. Tapi bagi orang lain, bau durian yang menyengat itu dapat mengganggu pernafasan.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Serba Serbi

Kepandaian burung Beo ini jadi bukti kasus pemerkosaan majikannya

Burung itu mengulangi kalimat korban saat pelaku memerkosanya.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Foto hanya ilustraso.

ZONAUTARA.com – Suara dari burung Beo ini jadi barang bukti pemerkosaan dan pembunuhan, setelah satwa pintar itu meniru kata-kata terakhir dari korban.

Elizabeth Toledo, 46, diperkosa dan kemudian dibunuh di kota San Fernando, Argentina pada Desember 2018.

Pada akhir bulan, seorang polisi menjaga tempat kejadian dan mendengar seekor burung beo berkata, “Ay, no, Por favour, soltame!” (tidak, tolong, biarkan aku pergi).

Polisi yakin burung beo itu mengulangi kata-kata terakhir pemiliknya, saat Ia diduga dipukuli dan diperkosa oleh dua orang yang menyewa kamar di rumahnya.

Media setempat juga mengatakan bahwa, tetangga Toledo juga pernah mendengar burung beo mengatakan “why did you beat me” (mengapa Anda memukuliku) ketika salah satu tersangka yang ditangkap melarikan diri dari rumah.

Kepala Jaksa Bibiana Santella melaporkan telah memasukkan ‘kesaksian’ burung beo itu ke dalam file kasus.

Sebuah otopsi menunjukkan bahwa korban telah dipukuli, diperkosa, dan dicekik hingga mati.

Tubuhnya ditemukan dalam kondisi telanjang dan berbaring telentang di kasur di atas lantai.

Ibu Toledo menyewakan sebuah kamar untuk tiga pria di rumahnya.

Ketiga orang itu ditangkap, tetapi yang satu orang dilaporkan sebagai alibi saat pembunuhan tersebut.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com