Connect with us

SUARA.com

Kanal Youtube Matamatadotcom milik Suara.com diretas

Belum diketahui siapa yang meretas dan telah mengunggah empat konten berbahasa Jepang.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Redaksi MataMata.com, salah satu media dalam group Suara.com tak bisa mengakses kanal Youtube mereka, Matamatadotcom. Kanal khusus liburan ini telah diretas oleh pihak yang belum diketahui.

Redaksi MataMata.com tak bisa lagi mengaksesnya sejak Senin (21/10/2019) malam. Kanal itu kini telah berpindah tangan ke pihak yang tak bertanggungjawab.

Beberapa video yang diunggah di kanal itu menghilang, dan peretas mengunggah empat konten video berbahasa Jepang.

Hingga kini, belum diketahui siapa peretas kanal tersebut. Redaksi sebagaimana yang dikutip dari Suara.com, sedang berusaha me-reclaim kanal tersebut.

Redaksi memberitahukan bahwa selama proses reclaim berjalan, seluruh konten yang diunggah oleh peretas tidak menjadi tanggung jawab redaksi.

Redaksi MataMata.com meminta maaf kepada pembaca dan subscribers kanal itu atau peristiwa peretasan tersebut.

Zonautara.com merupakan mitra Suara.com dalam sindikasi konten. Baik Zonautara.com maupun Suara.com melakukan pertukaran konten dalam kerjasama tersebut.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan sempat antri urus SKCK

Published

on

Polisi berjaga pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11). [FOTO: ANTARA/Irsan Mulyadi]

ZONAUTARA.com – Peristiwa diduga bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi.

Saksi mata menyebut, pelaku diduga bom bunuh diri yang mengenakan atribut ojek online itu mengaku ingin mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Dilansir dari Suara.com, saksi mata di lokasi kejadian Ahmad Abdul mengatakan, dirinya sempat mengantre bersama pelaku diduga bom bunuh diri di ruang perekaman sidik jari.

“Sebelum ledakan, saya lagi di dalam ruangan sidik jari. Pas lagi antre ada satu tukang ojek online ikut antre,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, saat sedang mengantre, petugas kepolisian menanyakan kepada warga yang sudah pernah membuat SKCK. Sang pelaku diduga bom bunuh diri mengacungkan tangannya.

“Pas ditanya polisi siapa yang sudah pernah buat SKCK dia angkat tangan. Jadi dia keluar disuruh ke tempat perpanjang SKCK,” jelas Ahmad.

Tak lama kemudian, Ahmad yang masih berada di ruang perekaman sidik jari mendengar suara ledakan dari luar ruangan.

Ahmad dan warga lain langsung diminta keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pelaku adalah berinisial RMN, berusia 24 tahun.

“Setelah tim melakukan cek sidik jari, terungkap jati diri pelaku adalah RMN, berusia 24 tahun dan berstatus mahasiswa,” kata Dedi Prasetyo, Rabu siang.

Dia menuturkan, kekinian polisi akan melakukan uji DNA untuk lebih memastikan jati diri pelaku.

Usai peristiwa tersebut, Tim Densus 88 Antiteror Polri meringkus empat orang saat menggeledah rumah Rabbial Muslim Nasution di Jalan Jangka Gang Tentram No 89B, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara, Rabu siang.

Rabbial diduga merupakan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, pagi tadi.

Diketahui, empat orang yang dibawa dari rumah pelaku terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki.

Mereka dibawa sekitar pukul 13.30 WIB, dengan mengendarai mobil Innova berwarna silver dengan nomor polisi BK 44 REG.

“Yang satu itu bibinya, yang lainnya kurang tahu juga saya,” ujar seorang warga.

Diketahui, ledakan terjadi di Mako Polrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan diduga merupakan bom bunuh diri yang dilakukan seorang menggunakan atribut pengemudi ojek online dan meledak di sekitar kantin Polrestabes Medan.

Bagikan !
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com