Connect with us

Hiburan

Cecep Reza, aktor berbadan subur itu tutup usia

Di gambar itu Cecep terlihat masih segar bugar.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com  – Dunia hiburan Tanah Air tiba-tiba dikejutkan dengan kematian Cecep Reza pada Selasa (19/11/2019) sekitar pukul 14.50 WIB. Mantan aktor cilik yang bernama lengkap Mochamad Syariful Zanna menutup mata pada usia 31 tahun.

Kabar duka dari sosok yang membintang sinetron Bidadari bareng Marshanda itu sempat disampaikan Vanessa Angel melalui akun Instagramnya.

“Ya allah cep, baru semalam ketemu kita ngobrol ketawa-tawa sambil makan enak. Sekarang kamu sudah dipanggil duluan aja sama Tuhan. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi-NYA cep. Yang tenang ya di sana,” begitu tulis Vanessa.

zonautara.com
Cecep Reza.(Image: Instagram)

Vanessa mengunggah foto bersama Cecep Reza dan dua orang teman. Di gambar itu Cecep terlihat masih segar bugar. Belum diketahui penyebab meninggalnya aktor berbadan subur tersebut.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Sate Blora Cirebon, Jalan Balai Pustaka Baru No.3 RT 4/RW 15, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hiburan

Pita, film bertema persatuan karya anak-anak SMK

Pita merupakan film pendek berdurasi 09:58 menit yang diproduksi anak-anak SMK Negeri 4 Manado.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

Pita merupakan film pendek berdurasi 09:58 menit yang diproduksi anak-anak SMK Negeri 4 Manado. Film bergenre fiksi ini pernah menjuarai Festival dan Lomba Siswa Nasional tahun 2019 ketika seleksi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Pita yang disutradara Dea Kaawoan memulai kisahnya saat Kepala Sekolah (Jenner Rein Rumerung) mengutus Liong (Alfolion Rasubala) untuk mengikuti pertandingan Karate O2SN. Noviani (Noviani Lumintang), Claudia (Claudia Tumbelaka), Ray (Ray Bawoel), dan Iwan (Ridwan Markus) ditugaskan untuk menemani Liong. Ray jengkel Kepala Sekolah mengutus Liong. Ia memutuskan tidak ikut.

Liong berharap Dea, teman sekolahnya, datang saat pertandingan Karate O2SN yang diikutinya. Namun Dea (Dea Kaawoan) ternyata tak bisa datang karena lagi ada doa di gereja. Dia hanya bisa mendoakan Liong.

Dea tak bisa datang menemani Liong bertanding.(Image: captured from movie)

Seusai pertandingan, Liong yang ditemani Noviani, Claudia, dan Iwan berjalan pulang ke sekolah. Di gerbang sekolah mereka berpapasan dengan Geng Pita Putih yang beranggotakan Andi (Arianto Ali), Ray, Iwan (Ridwan Rauf), dan Aca (Anastasya Lombok).

Ray, yang di antara teman satu geng dijuluki Musang Hitam, memanas-manasi Andi, Ketua Geng Pita Putih, untuk menyerang Liong, Noviani, Claudia, dan Iwan.

Geng Pita Putih akhirnya menyusul Liong, Noviani, Claudia, dan Iwan yang sedang beristirahat di lapangan sekolah. Aca yang satu-satunya cewek di Geng Pita Putih melihat Liong, Noviani, Claudia, dan Iwan mengikatkan pita merah sebagai simbol perlawanan.

Melihat gelagat akan terjadi perkelahian, Noviani bergegas lari melapor kepada Guru Piket (Paulus Steven Tuwo). Setiba di lapangan, Guru Piket langsung menghentikan perkelahian. Diperhatikannya pita merah dan putih yang terikat di tangan para siswa yang bermakna adanya geng-geng sekolah.

Keesokan harinya, Guru Piket mengumpulkan semua siswa dan menyuruh mereka melepas pita yang terikat di tangan. Mereka dinasehati bahwa tidak ada lagi perbedaan warna pita merah atau putih karena yang ada hanyalah Merah Putih, yang berarti Satu Indonesia.

Film ini makin menarik dengan theme song Satu Indonesia ciptaan Rahadih Gedoan. Tonton video pada link di bawah ini.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com