Connect with us

ZONA DAERAH

Eman minta masyarakat jaga keamanan jelang Pilkada

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon menggelar rapat bersama dengan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Tomohon Utara, di BPU Kelurahan Kakaskasen Dua, Kamis (28/11/2019).

Kegiatan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan merupakan program pemeliharaan keamanan lingkungan ini dibuka langsung Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman.

Dalam sambutannya, Eman mengatakan, untuk menyikapi berbagai gangguan keamanan di Kota Tomohon secara dini dan mengantisipasi berbagai ancaman yang potensial dan nyata terhadap keselamatan dan eksistensi bangsa dan negara serta keamanan nasional di daerah, maka pemerintah Kota Tomohon mengambil kebijakan membentuk forum-forum koordinasi yang melibatkan instansi vertikal dan SKPD terkait, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat serta Ormas/LSM.

“Kaitan saat ini sudah diperhadapkan dengan tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Selaku Wali Kota Tomohon yang diberi wewenang oleh negara dan masyarakat Kota Tomohon untuk menjaga keamanan dan ketertiban suksesnya tahapan-tahapan Pilkada di Kota Tomohon khususnya, tentunya meminta serta mengharapkan agar kita semua dapat bekerjasama, berkoordinasi, berperan sesuai dengan tupoksi kita masing-masing,” ujar Eman.

Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kota Tomohon Ronni Lumowa menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut, di antaranya untuk melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini mengenai timbulnya konflik sosial nasional dan konflik sosial yang ada di Kota Tomohon.

Turut hadirmemberikan arahan, Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait, Ketua Pengadilan Negeri Tondano ST Iko Sudjatmiko, perwakilan Dandim 1302 Minahasa, perwakilan Kajari Tomohon, Komisioner KPU Kota Tomohon Stenly Jerry Kowaas.

Kegiatan serupa pun turut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tomohon Barat yang juga dihadiri oleh Wali Kota Tomohon bersama sejumlah unsur Forkopimda.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Hanya 90 bukan 126 kasus baru corona di Sulut, berasal dari Bolmong dan 7 daerah lainnya

Total kasus positif di Sulut kini sudah mencapai 1431 kasus.

Bagikan !

Published

on

Pemeriksaan rapid test di Dinkes Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-19 Sulawesi Utara kembali melakukan update terkait perkembangan terkini epidemiologi covid-19.

Dari rilis yang diterima oleh Zonautara.com, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, menulis bahwa pada hari ini, Kamis (9/7/2020), di Sulawesi Utara ada penambahan sebanyak 90 kasus baru.

“Sebelumnya oleh Gugus Tugas Nasional diumumkan ada 126 kasus baru, tetapi setelah diverifikasi kasus baru positif hari ini hanya sebanyak 90 kasus,” jelas Dandel.

Menurut Dandel, setelah dilakukan verifikasi ternyata ada dua nama yang telah dua kali teregister.

“Kemudian terdapat 34 nama juga yang setelah diverifikasi bukan berasal dari Sulut tetapi berasal dari Maluku Utara dan Jambi,” jelas Dandel.

Bertambahnya 90 kasus baru tersebut, kini secara akumulatif kasus positif terkonfirmasi di Sulut sudah mencapai 1431 kasus.

“Adapun 90 kasus baru positif hari ini berasal dari daerah Manado sebanyak 45 kasus, Minahasa 6 kasus, Minahasa Utara 14 kasus, Bitung 11 kasus, Minahasa Selatan ada satu kasus, Minahasa Tenggara ada dua kasus, Bolmong ada satu kasus,” tulis Dandel.

Sementara ada tujuh kasus berasal dari luar wilayah dan tiga kasus masih diverifikasi alamatnya.

Lihat: Detil 90 kasus baru corona di Sulut pada 9 Juli

Kota Manado nyaris setiap hari melaporkan kasus baru. Kini ibukota provinsi Sulut tersebut menjadi daerah dengan kasus tertinggi virus corona di Sulut.

Selain Manado, daerah lain yang punya kasus positif yang cukup tinggi adalah Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara.

“Untuk ODP hari ini ada 227 dan PDP sebanyak 281 ,” tambah Dandel.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com