Connect with us

Bencana dan Musibah

Terluka di atas kapal, WNA Cina berhasil dievakuasi

Published

on

WNA Cina yang terluka saat mendapatkan penanganan medis. (Foto: Humas Basarnas)

BITUNG, ZONAUTARA.com Seorang Anak Buah Kapal (ABK) MV Katagalan Wisdon dilaporkan mengalami kecelakaan kerja di atas kapal, Minggu (1/12/2019).

Korban yang diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Cina bernama An Zheng Kun (21), mengalami kecelakaan kerja dan terluka, serta mengalami pendarahan di bagian tangan kanan dan memerlukan penanganan medis.

Kepala Kantor SAR Manado Gede Darmada yang menerima laporan tersebut langsung memerintahkan anggotanya untuk menuju ke lokasi kejadian.

Bersama personel KSOP, KPLP dan Tim Kesehatan (119), Basarnas langsung bergerak menggunakan kapal KPLP.

WNA Cina yang terluka saat dievakuasi dari atas kapal. (Foto: Humas Basarnas)

Posisi Tim SAR Gabungan yang berada dekat dengan kapal MV Katagalan Wisdon membuat korban bisa dengan cepat dievakuasi.

“Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dari kapal MV Katagalan Wisdon ke kapal KPLP, sebelum sampai di dermaga, korban mendapat penangan terlebih dahulu untuk penanganan awal. Setelah sampai di dermaga, korban langsung dijemput ambulans dan dibawa ke RS Silloam untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Darmada.

Menurut dia, proses evakuasi terbilang sangat sulit situasi laut yang berombak mengakibatkan kapal yang besar tersebut terus bergerak, sehingga diperlukan kehati-hatian saat memindahkan korban.

“Kami mengcuapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat, sehingga korban berhasil dievakuasi. Korban adalah WNA jadi penanganan harus ekstra hati-hati, jangan sampai salah penanganan. Berkat kekompakan tim, proses evakuasi berjalan lancar dan korban berhasil dievakuasi,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Bencana dan Musibah

Hendak bersihkan sumur, pria di Kamanta tewas terjatuh

Diduga sumur mengandung zat asam.

Bagikan !

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.com – Sam Samsuri (25), warga Desa Kamangta, Kecamatan Tombulu, Minahasa tewas setelah terjatuh ke dalam sumur berkedalaman sekitar 15 meter, Selasa (7/01/2020), sekitar pukul 16.00 WITA

Korban awalnya ingin membersihkan sumur milik keluarga Tayib di Kamangta. Dia dibantu oleh temannya. Saat sedang bekerja, korban mulai merasa lemas, dan oleh temannya dibantu naik ke atas.

Karena tidak sanggup, korban kemudian terjatuh ke dasar sumur yang masih memiliki air. Korban tak sadarkan diri, karena diduga sumur mengandung zat asam. Warga kemudian meminta bantuan ke Tim Basarnas Manado yang menerima laporan pada pukul 17.30 WITA.

Sebanyak 13 rescuer Basarnas Manado kemudian bergerak ke lokasi kejadian dan tiba pada pukul 18.30 WITA, dan langsung melakukan proses evakuasi.

“Proses evakuasi sedikit sulit karena kedalaman dan kondisi sumur, namun evakuasi berhasil dikerjakan dengan bantuan potensi SAR serta warga setempat. Korban sampa di atas sekitar pukul 20.45 WITA,” jelas Kepala Kantor SAR Manado, Gede Darmada, Rabu (8/1).

Saat dievakuasi, kondisi korban sudah meninggal. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sulut atas permintaan keluarga.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih atas bantuan Basarnas Manado dalam proses evakuasi jenazah korban.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com