Connect with us

KABAR SULUT

Mediasi persoalan BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit, Olly: Minggu depan harus tuntas

Published

on

Gubernur Sulut saat memimpin rapat dengan para pihak terkait masalah BPJS Kesehatan dan sejumlah Rumah Sakit. (Foto: Istimewa)

MANADO, ZONAUTARA.comGubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey berhasil memediasi pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan sejumlah Rumah Sakit yang mengalami pemutusan kerjasama, Kamis (16/1/2020).

Olly menyatakan, persoalan yang kini telah menimbulkan keresahan di masyarakat tersebut akan selesai pada pekan depan.

“Saya kira terima kasih karena BPJS sudah menjelaskan masih ada tiga rumah sakit yang kontraknya belum ditandatangani tapi sudah dapat solusi nanti hari Senin mereka turun lapangan,” ujar Olly kepada sejumlah wartawan, di kantor Gubernur Sulut.

Menurut Olly, substansi dari persoalan belum ditandatanganinya kontrak tersebut karena ada Rumah Sakit yang belum lengkapi administrasi, ada juga alat yang diminta BPJS tapi belum disiapkan dan ada juga yang kekurangan tenaga apoteker.

Gubernur saat diwawancarai wartawan. (Foto: Istimewa)

“Saya sudah minta Minggu depan itu harus tuntas semua dan kerjasama itu bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, pihak-pihak yang hadir pada kesempatan itu, yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Kota Tomohon dan Kotamobagu, Asisten Deputi BPJS Kesehatan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Manajemen BPJS Kesehatan, serta Direksi Rumah Sakit yang kontraknya belum diperpanjang oleh BPJS.

Selain itu, turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang getol memfasilitasi penyelesaian masalah BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit, yakni Wenny Lumentut, bersama Anggota DPRD Kota Tomohon Johny Runtuwene. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Bolmong Raya

Bebas virus corona, 30 pekerja PT Conch asal China dinyatakan sehat

Hasil pemantauan tidak ditemukan tanda-tanda gejala COVID 19

Bagikan !

Published

on

Pertemuan Dinkes Bolmong, KKP dan manajemen PT Conch terkait penyampaian hasil pengawasan terhadap 30 TKA asal Cina yang diisolasi selama 14 hari. (Foto: Zonautara.com/Ite)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Setelah diisolasi selama 14 hari, 30 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di PT Conch North Sulawesi Cement Bolaang Mongondow (Bolmong) akhirnya dinyatakan sehat.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolmong, Erman Paputungan, dari hasil pemantauan yang dilakukan bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas III Bitung, wilayah kerja Labuan Uki, kondisi kesehatan 30 TKA tersebut dalam kondisi baik hingga hari ke 14, Rabu (19/2/2020).

“Selama 14 hari kita lakukan pemantauan dan pemeriksaan suhu badan, pengamatan fisik dan dialog tentang keluhan atau hal-hal yang dirasakan. Pihak perusahaan juga kooperatif dan mendukung tindakan pemerintah ini. Dan hasilnya, semua dalam kondisi baik,” kata Paputungan saat dihubungi via ponselnya.

Baca juga: Bikin resah, 30 pekerja PT Conch asal Cina di Bolmong diisolasi

Dari hasil tersebut, Dinkes bersama KKP tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada gejala COVID-19 (Corona Virus Desease 2019).

“Atas dasar itu juga 30 TKA asal China yang bekerja di PT Conch sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Dan masyarakat juga diminta untuk tidak perlu khawatir,” ungkap Erman.

Sebelumnya, 30 pekerja PT Conch asal Tiongkok yang baru tiba di Indonesia pada 4 Februari 2020 lalu, sempat menggegerkan warga Bolmong khususnya sekitar perusahaan. Ke-30 TKA tersebut merupakan karyawan pabrik semen yang beroperasi di Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang dan baru kembali dari Cina untuk merayakan tahun baru Imlek.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com