Connect with us

ZONA DAERAH

Jalan sehat hingga pemeriksaan kesehatan awali rangkaian Hari Jadi ke-17 Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comKota Tomohon bakal merayakan Hari Jadi ke-17 pada 27 Januari 2020 mendatang.

Sejumlah kegiatan pun telah direncanakan untuk dilaksanakan dalam memeriahkan peringatan terbentuknya daerah berjuluk Kota Bunga ini.

Jalan sehat, olahraga bersama hingga pemeriksaan kesehatan pun menjadi pembuka pelaksanaan rangkaian kegiatan yang digelar Jumat (17/1/2020).

Jalan sehat yang mengambil start dari menara Alfa Omega dan finish di stadion Babe Palar Walian ini dilepas langsung oleh Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan.

Usai kegiatan, Eman mengatakan, ada berbagai kegiatan yang telah disiapkan untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-17 Kota Tomohon ini.

“Mengawali rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, hari ini kami laksanakan jalan sehat, selanjutnya ada pemeriksaan kesehatan dan olahraga. Di setiap kelurahan kami juga lakukan kerja bakti massal untuk mencegah potensi-potensi terjadinya kasus DBD,” ujar Eman.

Menurut Eman, selain itu, akan dilakukan sejumlah kegiatan, yakni bakti sosial di sepanjang bulan Januari, kemudian ziarah ke makam para mantan Bupati Minahasa dan Wali Kota Tomohon yang dimakamkan di Kota Tomohon.

Bahkan, kata Eman, panitia pun telah mengagendakan pelaksanaan ibadah KKR, hingga pada puncaknya 27 Januari mendatang akan dilaksanakan upacara dan acara syukur.

“Seluruh kegiatan yang dilaksanakan ini menitikberatkan pada sisi kekompakan dan keteguhan. Panitia pelaksana juga telah merencanakan yang akan melibatkan masyarakat. Sehingga, ulang tahun ini bukan hanya untuk pemerintah, melainkan juga untuk masyarakat Kota Tomohon,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Wakil Rakyat

KPU RI masih godok PKPU mantan napi korupsi

Anggota KPU RI Ilham Saputra bertemu pekerja media di Manado.

Bagikan !

Published

on

Anggota KPU RI Ilham Saputra bersama para Komisioner KPU Sulut di acara Coffee Morning bersama media massa, Rabu (19/2/2020).

MANADO, ZONAUTARA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia hingga saat ini masih menggodok putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait mantan narapidana kasus korupsi mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Anggota KPU RI Ilham Saputra mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih membahas dan menggodok perubahan PKPU tentang persyaratan bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur, Walikota/Wakil Walikota serta Bupati/Wakil Bupati yang akan ikut serta dalam Pilkada serentak, 23 September 2020 mendatang.

Menurut dia, KPU, terkait dengan proses ini cukup progresif dari masa Pemilu 2019. Dimana ketika itu, MA membatalkan PKPU tentang pencalonan yang salah satu pasalnya memuat tentang larangan bagi mantan terpidana korupsi untuk ikut dalam pencalonan Pileg.

“Kemudian kami berusaha lagi buat seperti itu, tapi MA batalkan lagi karena sudah ada yurisprudensi sebelumnya. Akan tetapi setelah ada gugatan dari Perludem dan lainnya, MK memberikan putusan bahwa lima tahun setelah menjalankan pidananya,” terang Ilham Saputra dalam gelaran coffee morning KPU Sulawesi Utara dengan Media Massa di kawasan Bahu, Malalayang, Rabu (19/2/2020).

“Tentunya kami sedang atur apakah bagaimana menghitung lima tahun itu. Apa berdasarkan SK-nya, surat keluar dari Lapas atau seperti apa. Itu sedang kami godok dan nanti ada juknisnya. Nanti akan dishare ke media. Kita akan atur secara detail sekali,” tandas dia.

Pada acara tersebut, Ilham Saputra meminta agar seluruh jajaran KPU untuk tetap berintegritas dan bekerja tanpa neko-neko.

“Bekerjalah sesuai hati nurani, sesuai koridor hukum yang ada jangan sampai terjebak dengan hal-hal yang justru akan menghancurkan nama baik pribadi bahkan kelembagaan sebagai penyelenggara,” tandasnya, seraya meminta media untuk terus mengawal kinerja penyelenggara Pemilu agar bekerja secara baik.

Sementara Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh menyatakan terima kasih kepada media yang terus menjadi mata masyarakat dalam menyampaikan informasi sehingga tingkat partisipasi pemilih saat Pileg 2019 jauh di atas target nasional yakni 83 persen. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com