Connect with us

ZONA DAERAH

Gubernur hingga Wali Kota bantu lanjutan pembangunan Gereja Katolik Kumelembuai

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comGereja Katolik Santo Petrus Stasi Kumelembuai Paroki Roh Kudus Tomohon ditahbiskan dan diresmikan, Minggu (16/2/2020).

Pentahbisaan gereja inipun dilakukan langsung oleh Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Sementara, peresmian dilakukan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD) didampingi Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut, serta Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman (JFE).

Dalam kesempatan itu, Gubernur dan Wali Kota Tomohon menyatakan untuk membantu kelanjutan pembangunan Gereja Katolik tersebut.

Gubernur Sulut saat memberikan sambutan. (Foto: Istimewa)

“Kalau ada yang belum selesai, buat saja surat ke kami akan kami bantu dana sebesar Rp100 juta dari pemprov,” ujar Gubernur saat memberikan sambutan di sela-sela pentahbisan dan peresmian gereja.

Bahkan, selain bantuan dari pemprov, Gubernur pun secara langsung memberikan bantuan dana atas nama keluarga Dondokambey-Tamuntuan sebesar Rp15 juta yang diserahkan kepada Vikarius Episkopalis Kevikepan Tomohon Pastor Albertus Imbar Pr.

“Semoga bermanfaat bagi kelanjutan pembangunan Gereja Katolik Santo Petrus Stasi Kumelembuai ini,” pungkasnya.

Selain dari Gubernur Sulut, bantuan pun jug datang dari Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman saat memberikan sambutan. (Foto: Humas Pemkot)

Dia mengatakan, dalam proses pembangunan gereja tersebut sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon telah membantu melalui pemberian dana hibah.

Namun saat ini, kata Eman, bantuan yang akan diberikan merupakan spontanitas dari jajaran Pemkot Tomohon yang hadir pada perayaan tersebut.

“Jadi kami memberikan bantuan untuk kelanjutan pembangunan Gereja Katolik Stasi Kumelembuai ini sebesar Rp10 juta dari pribadi jajaran Pemkot Tomohon,” pungkas Eman.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Bantu cegah virus corona, UNSRAT produksi masker APD dengan printer 3D

Unsrat juga memproduksi hand sanitizer dan tong cuci tangan.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado tidak tinggal diam saat pandemi covid-19 ini. Berbagai upaya diambil oleh UNSRAT untuk turut serta mencegah penularan virus corona.

Salah satunya dengan memproduksi berbagai barang kebutuhan baik yang diperlukan oleh tenaga medis maupun yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Deputi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Gustaf Mamangkey mengatakan kepada Zonautara.com bahwa salah satu yang sedang diproduksi oleh UNSRAT adalah produk masker untuk alat pelindung diri (APD).

“Masker untuk APD ini dibuat dengan bantuan printer 3D dan diproduksi oleh Tim Fakultas Teknik,” jelas Gustaf, Jumat (3/4/2020).

Adapun material masker dibuat dari bahan kaca untuk menghindari pancaran butir ludah secara langsung.

Selain masker untuk APD, Fakultas Teknik juga memproduksi tong cuci tangan dengan memperhitungkan kontaminasi pengguna.

Masker untuk APD yang diproduksi oleh Fakultas Teknik UNSRAT.

“Jadi tong cuci tangan itu kerannya dioperasikan dengan kaki, sehingga tak ada kontaminasi dengan tangan pengguna,” jelas Gustaf.

Tak mau ketinggalan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, juga memproduksi hand sanitizer.

Sementara itu Fakultas Kesehatan Masyarakat telah membentuk tim konsultasi online sekitar pandemik covid-19.

“Masyarakat luas dapat menghubungi nomor telepon yang ada, untuk berkonsultasi dengan tim UNSRAT,” kata Gustaf.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com