Connect with us

ZONA DAERAH

Bapaslon perseorangan ini naiki ‘bendi’ datang ke KPU Tomohon

Published

on

Bapaslon perseorangan Robert Pelealu dan Sello Soekirno menaiki delman saat datang ke KPU. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan pemasukan syarat dukungan untuk bakal pasangan calon (bapaslon) yang akan melalui jalur perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon telah dibuka sejak 19 Februari 2020 lalu.

Satu bapaslon perseorangan pun telah menyatakan diri maju melalui jalur tersebut. Bapaslon tersebut, yakni Robert Pelealu dan Sello Fransiskus HA Soekirno.

Syarat dukungan pasangan dengan jargon RoSa ini pun diserahkan kepada KPU Tomohon, Sabtu (22/2/2020).

Menariknya, saat menuju ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan yang berlatarbelakang Jaksa dan TNI ini menaiki kendaraan tradisional delman atau bendi.

Terpantau, kedua bapaslon perseorangan yang menaiki delman tersebut dikawal oleh puluhan pendukung mereka yang mayoritas memakai pakaian putih tersebut.

Tiba di KPU, bapaslon perseorangan ini langsung mengisi daftar hadir serta registrasi.

Lima Komisioner KPU Tomohon yang diketuai Harryanto Lasut menerima langsung kehadiran bapaslon perseorangan ini.

Diketahui, berdasarkan keputusan KPU Tomohon, bahwa syarat minimal dukungan yang harus dimasukkan oleh bapaslon perseorangan sebanyak 7.097.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Bantu cegah virus corona, UNSRAT produksi masker APD dengan printer 3D

Unsrat juga memproduksi hand sanitizer dan tong cuci tangan.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado tidak tinggal diam saat pandemi covid-19 ini. Berbagai upaya diambil oleh UNSRAT untuk turut serta mencegah penularan virus corona.

Salah satunya dengan memproduksi berbagai barang kebutuhan baik yang diperlukan oleh tenaga medis maupun yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Deputi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Gustaf Mamangkey mengatakan kepada Zonautara.com bahwa salah satu yang sedang diproduksi oleh UNSRAT adalah produk masker untuk alat pelindung diri (APD).

“Masker untuk APD ini dibuat dengan bantuan printer 3D dan diproduksi oleh Tim Fakultas Teknik,” jelas Gustaf, Jumat (3/4/2020).

Adapun material masker dibuat dari bahan kaca untuk menghindari pancaran butir ludah secara langsung.

Selain masker untuk APD, Fakultas Teknik juga memproduksi tong cuci tangan dengan memperhitungkan kontaminasi pengguna.

Masker untuk APD yang diproduksi oleh Fakultas Teknik UNSRAT.

“Jadi tong cuci tangan itu kerannya dioperasikan dengan kaki, sehingga tak ada kontaminasi dengan tangan pengguna,” jelas Gustaf.

Tak mau ketinggalan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, juga memproduksi hand sanitizer.

Sementara itu Fakultas Kesehatan Masyarakat telah membentuk tim konsultasi online sekitar pandemik covid-19.

“Masyarakat luas dapat menghubungi nomor telepon yang ada, untuk berkonsultasi dengan tim UNSRAT,” kata Gustaf.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com