Connect with us

Zona Bolmong Raya

Peta sebaran kasus Covid-19 di Kotamobagu

3 orang PDP dan 62 orang ODP.

Bagikan !

Published

on

KOTAMOBAGU, ZONAUTARA.COM –Jumlah warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kotamobagu terus bertambah

Namun hingga Rabu (25/3/2020) belum pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif terjangkit virus corona.

Menurut keterangan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu dr Sandra Pontoh, pasien yang berstatus PDP ada sebanyak tiga orang dan ODP sebanyak 62 orang

“Sebarannya hampir di semua desa dan kelurahan yang ada di Kotamobagu,” jelas Pontoh, Rabu (25/3).

Pontoh berharap masyarakat Kotamobagu dan sekitarnya untuk tetap berada di rumah dan selalu mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak dengan orang lain

Berikut peta dan daftar jumlah pasien berstatus ODP dan PDP sesuai sebaran wilayah:

Molinow, PDP 1, ODP 1
Motoboi Kecil, PDP 1, ODP 1
Kelurahan Kotamobagu, OPD 9, PDP 1
Kopandakan satu, ODP 4
Poyowa Kecil, ODP 2
Mongkonai Barat, ODP 2
Matali, ODP 3
Pobundayan, ODP 4
Poyowa Besar, ODP 3
Kobo Kecil, ODP 1
Motoboi Besar, ODP 2
Tumubui, ODP 2
Sinindian, ODP 3
Moyag, ODP 1
Kotabangun, ODP 4
Mogolaing, ODP 8
Gogagoman, ODP 3
Biga, ODP 1
Gengulang, ODP 1
Pontodon Induk, ODP 4
Bilalang, ODP 2

Bagikan !

Zona Bolmong Raya

Bahas kawasan industri Mongondow, Yasti temui Menteri Bappenas

Nilai investasi yang akan dikucurkan mencapai 160 triliun rupiah dan dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Bagikan !

Published

on

Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow saat menemui Menteri Bappenas RI, Suharso Monoarfa, pekan lalu.

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Meski masih ditengah pandemi Covid-19, Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow tetap getol menghadirkan lapangan kerja yang luas di daerah yang dia pimpin.

Kawasan Industri Mongondow (Kimong) yang digagas sejak tahun 2019 makin terang setelah top eksekutif Pemkab Bolmong itu menemui Menteri Bappenas RI, Suharso Monoarfa, pekan lalu. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan pada pelantikan Rektor UDK, baru-baru ini.

“Saya harus menguraikan sedikit terkait Kimong (Kawasan Industri Mongondow) yang sudah MoU, bahwa saya juga sudah bertemu dengan Menteri Bappenas terkait blue book pengembangan Kimong,” ungkap Yasti.

Selain itu, ia juga mengaku bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM-RI). Hal yang sama ia sampaikan serta meminta khusus Kimong harus jalan tahun ini. Gubernur Sulut juga telah menyetujui dan bersama-sama Pemkab Bolmong untuk mempercepat walaupun di tengah pandemi Covid 19.

“Kalau kita menunggu panjang pandemi ini berakhir, maka kita harus mulai sehingga daerah kita maju bersama,” sahutnya. Selain itu, Yasti menyampaikan nilai investasi yang akan dikucurkan pada Kawasan Industri Mongondow mencapai 160 triliun rupiah dan dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

“Investasi Kimong mencapai 160 Triliun yang diperuntukan untuk pembangunan pabrik dari hulu hingga hilir. Semua tanah pertanian akan kita manfaatkan, masyarakat pun akan diberikan kemudahan fasilitas-fasilitas supaya bisa bercocok tanam. Dan investasi ini akan menyerap 33.000 tenaga kerja yang prioritas anak anak Mongondow,” ucap Yasti di hadapan tamu undangan pelantikan Rektor UDK.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com