Connect with us

HEADLINE

Ini daerah asal 29 kasus baru positif corona di Sulut pada 24 Mei

Total kasus baru positif di Sulut menjadi 230 kasus.

Bagikan !

Published

on

Petugas kesehatan sedang berada di bilik disinfektan. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-190 Sulawesi Utara kembali menggelar jumpa pers guna mengumumkan perkembangan epidemiologi covid-19, Minggu (24/5/2020).

Pada jumpa pers tersebut, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel menyampaikan bahwa di Sulawesi Utara ada penambahan 29 kasus baru positif corona.

“Sesuai dengan data yang juga diupdate oleh Kementerian Kesehatan RI, jumlah kasus baru positif covid-19 kita di Sulut hari ini bertambah 29 kasus,” kata Dandel.

Dengan penambahan 29 kasus baru tersebut, maka total secara akumulatif kasus positif covid-19 di Sulut menjadi 230.

Adapun 29 kasus baru positif corona yang diumumkan hari ini berasal dari Talaud, Manado, Minahasa Utara dan Bitung.

“Kita memperluas ekspansi pemeriksaan terhadap klaster dan kontak erat dari pasien positif sebelumnya dan mendapatkan banyak kasus positif,” jelas Dandel.

Kota Manado sejauh ini merupakan daerah yang terbanyak melaporkan kasus positif terkonfirmasi covid-19.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com