Connect with us

CARI TAHU

Sudah rindu nge-mal dan nongkrong di kafe? Ini aturannya saat New Normal

Semuanya harus dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Pexels.com

ZONAUTARA.com – Masa karantina berbulan-bulan membuat kita lupa bagaimana rasanya jalan-jalan di mal dan nongkrong di kafe bersama teman-teman.

Nah, kini pemerintah tengah menyiapkan New Normal agar warga bisa beraktifitas kembali tapi dengan mematuhi aturan atau protokol penanganan covid-19.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan aturan tentang pedoman tatanan normal baru (New Normal) produktif dan aman Coronavirus Disease 2019.

Di dalamnya mengatur protokol kegiatan untuk toko dan pusat komersial seperti pusat perbelanjaan, butik, supermarket, dan bank yang harus menetapkan jumlah maksimum orang yang bisa memasuki tempat tersebut.

Pusat perbelanjaan juga harus gencar-gencarnya mensosialisasikan transaksi online dan metode pembayaran tanpa uang tunai (cashless).

Pengelola mal harus membatasi jumlah orang yang masuk lift dan harus mulai memperbanyak mesin penjual makanan/minuman otomatis daripada mengoperasikan kafetaria. Hal tersebut bertujuan untuk untuk mengurangi kontak langsung.

Menerapkan aturan jarak fisik, dan semua fasilitas berjarak satu meter dan lebih disarankan dua meter. Dan juga tetap dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Selain pusat perbelanjaan, salon dan spa juga sudah diijinkan beroperasi. Tetapi para pegawai harus menggunakan masker dan sarung tangan. Harus sering-sering mencuci tangan dan membersihkan alat-alat mereka dengan cairan disinfektan.

Penerapan aturan juga berlaku untuk restorant dan kafe, dimana sesuai surat yang ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, pengunjung maksimal 40% dari jumlah kunjungan saat kondisi normal, dan jumlah para pengunjung harus dibatasi.

Pemeriksaan kontrol ketat di setiap pintu masuk dan keluar untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan.

Pengelola dan pegawai atau petugas juga harus negatif COVID-19 berdasarkan bukti hasil tes PCR/Rapid yang dilakukan pemilik atau dinas kesehatan setempat. Selain itu menggunakan masker, face shield dan sarung tangan selama beraktivitas.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !

ZONAPEDIA

Untuk para cat lovers, berikut 5 fakta unik tentang kucing

Banyak dokter yang menyebutkan jika hewan berbulu lembut dan lucu ini sering digunakan untuk terapi penyembuhan suatu penyakit.

Bagikan !

Published

on

kucing
Ilustrasi dari Pixabay.com

ZONAUTARA.COM – Kucing adalah salah satu hewan yang sangat menarik sebagai peliharaan. Untuk para cat lovers ada nih beberapa fakta unik tentang kucing yang jarang diketahui. Hewan yang lucu dan menggemaskan ini mempunyai rahasia-rahasia yang wajib untuk kalian ketahui.

Fakta-fakta unik tentang kucing ini dijamin akan membuat kalian semakin sayang kepada binatang mungil satu ini.

Nah, apa saja sih fakta unik tentang kucing tersebut. Berikut ini berbagai macam fakta unik yang akan kami rangkum untuk anda para cat lovers. Yuk, jika penasaran langsung saja disimak fakta-faktanya.

Memiliki Pendengaran dan penciuman Yang Sensitif

Mungkin fakta yang pertama ini sudah banyak diketahui, kalau anjing memang salah satu hewan mamalia yang mempunyai pendengaran dan penciuman paling tajam diantara binatang lainnya.

Namun, nyatanya kucinglah yang memiliki pendengaran lebih sensitif jika dibandingkan dengan anjing, Kucing dapat mencapai batas pendengaran hingga sebesar 65 khz. Jadi, jangan heran jika kucing berlaku aneh ketika kita sebagai manusia tidak mendengar apapun.

Kemudian, kucing juga memiliki indra penciuman yang sangat tajam lho.

Oleh sebab itu, ketika kita memelihara kucing dan belum membersihkan tempat buang airnya, kucing tidak akan pernah menggunakan area tersebut untuk mengeluarkan kotorannya. Sehingga, kalian para pecinta kucing harus rajin untuk membersihkan kotak pasir si pus ini.

Termasuk Hewan Sensitif, Kucing Bisa Membawa Efek Positif Bagi Tuannya

Jika dibandingkan dengan anjing, kucing merupakan hewan yang cukup cuek. Walaupun dia sudah mengenal lama sang majikan, namun ia tidak terpengaruh baginya.

Tetapi, hewan yang satu ini memiliki kelebihan yang mengejutkan di balik sifat cueknya. Kucing adalah termasuk hewan yang memiliki perasa yang cukup kuat.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Moriah Galvan dan Jennifer Vonk dari Universitas Oakland, Michigan, Amerika Serikat bahwa terdapat beberapa bukti bahwa kucing dapat merasakan perubahan suasana hati majikannya.

Kucing dapat memahami emosi manusia lebih dari apa yang diperkirakan. Jadi, berita tentang kucing yang dapat membawa efek positif kepada manusia itu bukan hanya sekedar berita hoax semata.

Memiliki Sembilan Nyawa

Pasti kalian tidak asing lagi dengan kata jika kucing memiliki sembilan nyawa. Sebab, dari dulu terdapat banyak mitos yang beredar tentang hewan berkaki empat satu ini dapat lolos dari kematian beberapa kali.

Faktanya, kucing dapat bertahan hidup meskipun jatuh dari ketinggian berapapun. Namun, mitos tentang kucing yang memiliki sembilan nyawa itu tidak sepenuhnya benar.

Faktanya, bahwa kucing ternyata memiliki kemampuan refleks meluruskan tubuh di udara yang akan mendaratkan kakinya terlebih dahulu sebelum dia menyentuh tanah. Nah, sebab itulah kucing tidak terluka sedikitpun dan terhindar dari maut bila terjatuh dari jarak yang cukup tinggi.

Kucing Tidak Memiliki Bakteri Kotor di Tubuhnya

Ternyata kucing tidak memiliki bakteri kotor yang menempel di tubuhnya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. George Maqsud, dia mengatakan bahwa lidah kucing tidak mengandung kuman. Selain itu juga tubuhnya hanya sebagian kecil saja yang mengandung bakteri.

Hal tersebut dibuktikan dengan kucing yang tidak suka mandi. Lho bukannya bakteri lebih suka dengan hewan yang tidak suka mandi ya? Wah, hal itu sangatlah salah besar.

Kucing tidak suka dengan yang namanya mandi, sebab ia sadar kalau air merupakan tempat subur untuk pertumbuhan bakteri. Jadi, kucing tidak menyukai air karena menghindari perpindahan bakteri ke tubuhnya.

Faktanya air liur kucing mengandung zat anti kuman, sehingga hewan lucu ini biasanya membersihkan tubuhnya dengan cara menjilatinya.

Dapat meningkatkan kesehatan manusia

Kucing sering kali dianggap sebagai pembawa penyakit. Mulai dari jenis tokso, alergi, atau asma. Selain itu juga, katanya kucing dapat menyebabkan kemandulan, keguguran, dan cacat pada bayi sejak lahir.

Tetapi, itu semua tidak sepenuhnya benar. Sebab, penyakit-penyakit itu umumnya terbawa dari lingkungan ataupun makanan yang dikonsumsi. Sehingga, itu semua bukan salah dari kucing.

Namun, dari fakta tersebut, ternyata banyak juga manfaat kucing bagi manusia. Contohnya kucing dapat menghilangkan emosi yang berlebihan, depresi, kecemasan, bahkan juga dapat mengurangi resiko serangan jantung. Sehingga, sampai saat ini banyak dokter yang menyebutkan jika hewan berbulu lembut dan lucu ini sering digunakan untuk terapi penyembuhan suatu penyakit.

Nah, gimana para cat lovers, menarik bukan? Maka dari itu rawat baik-baik hewan lucu ini ya.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com