MINSEL ZONAUTARA.COM – Tradisi Pengucapan Syukur di Minahasa Selatan (Minsel) pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pandemi covid-19 telah membuat tradisi masyarakat yang biasanya berkumpul dan saling mengunjungi saat hari Pengucapan Syukur digelar, kini tidak terlihat. Meski tradisi itu tetap digelar.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu melalui Surat Edaran mengimbau ibadah Pengucapan Syukur, yang jatuh pada Minggu (12/7/2020) dilakukan di rumah masing-masing, demi memutus rantai penularan covid-19.

Imbauan Bupati tersebut, juga ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Lansot Timur, Kecamatan Tareran. Melalui kesepakatan bersama, warga di desa ini tidak membolehkan ada tamu yang berkunjung dan masuk di Lansot Timur.

“Portal jalan masuk desa tetap kami tutup dan mengimbau warga desa tidak mengundang tamu dari luar, meski sedang merayakan Pengucapan Syukur,” ujar Kasie Pemerintahan Desa Lansot Timur, Christian Karundeng kepada wartawan Kompaq.id, media sindikasi Zonautara.com, Minggu (12/7).

Plt. Hukum Tua (kepala desa) Lansot Timur Grace Kondoj, mengiyakan bahwa aturan penutupan portal tersebut dibuat demi kepentingan bersama.

“Ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati. Jadi jika ada rumah yang tetap menerima tamu dari luar, akan kami minta balik ke tempat asal mereka,” kata Grace.

Dari pantauan situasi, warga di Lansot Timur terlihat patuh dengan imbauan tersebut.

Lalu lintas sepi

Imbauan pemerintah untuk membatasi aktivitas sosial pada masa pandemi, memengaruhi lalu lintas kendaraan yang biasanya sangat padat pada saat perayaan Pengucapan Syukur di Minsel.

Di ruas jalan perbatasan Desa Lansot dan Rumoong Atas Dua, hanya terlihat beberapa kendaraan yang melintas.

“Hari ini dari pagi sampai sore hanya terlihat satu dua kendaraan yang melewati posko kami. Tidak ada kemacetan, seperti saat Pengucapan Syukur tahun lalu. Kalau tahun lalu, jam 10 pagi, kendaraan sudah macet,” ujar Steven Karundeng, petugas yang berjaga di posko.

Penumpukan kendaraan memang sempat terjadi di lokasi perbatasan masuk Minsel. Namun Kapolsek Tareran Ipda Betsy Lumi menjelaskan bahwa penumpukan kendaraan tersebut masih seperti hari-hari sebelumnya.

“Protokol kesehatan wajib diterapkan bagi seluruh pelaku perjalanan yang akan melewati Minsel. Tapi hari ini kami tidak mengijinkan tamu berkunjung ke Minsel, sesuai dengan Surat Edaran Bupati serta Maklumat Kapolres Minsel,” ujar Lumi.


Berita ini merupakan hasil sindikasi Zonautara.com dengan Kompaq.id



=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id