Denis Tunai, bayi asal Matayangan yang alami kelainan usus telah meninggal dunia

Denis sempat dirawat di RSUP Prof Kandou.

Penulis: Gitta Waloni
Kondisi bayi Denis yang mengalami kelainan pada bagian perut saat ini sementara dirawat di RSUD Kotamobagu. (Foto: pantau24.com)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM– Denis Tunai, bayi asal Desa Matayangan, Kecamatan Dumoga Barat yang mengalami kelainan pada usus yang mengakibatkan perut membesar akhirnya meninggal dunia.

Baca: Bayi Berusia 12 Hari Asal Desa Matayangan Alami Kelainan, Perutnya Terus Membesar

Putra pertama dari pasangan Eman Tunai (38) dan Nurmi Paputungan (37) itu meninggal dunia di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Senin 23 November 2020 malam, sekira pukul 24.00 Wita.

“Iya benar. Informasi dari pihak keluarga rencananya akan dimakamkan sekitar pukul 10.00 Wita pagi ini,” kata Camat Dumoga Barat, Malpiin Dako, saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp.

Baca juga: Tak Miliki Jaminan Kesehatan, Bayi Asal Matayangan dengan Kondisi Perut Membesar Butuh Bantuan




Bayi malang yang lahir 9 Oktober 2020 itu awalnya dirawat di RSUD Kota Kotamobagu dengan diagnosa menderita Sus Atresia bilier dd HPS dd/ Atresia duodenal (kelainan usus). Saat itu bayi Denis baru berusia 12 hari.

Kondisi kesehatan bayi Denis terus menurun. Hingga akhirnya dilarikan ke RSUP Prof Kandou Manado pada 26 Oktober untuk menjalani operasi.

Follow:
Memulai karis jurnalistik saat turun meliput bencana Gempa dan Tsunami di Palu, dan hadir di beberapa liputan bencana besar lainnya. Selama Pilkada 2024 aktif meliput Pilgub Sulut
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com