ZONAUTARA.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta kepada jajarannya di seluruh Indonesia untuk memberantas aksi pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme. Permintaan Jenderal Sigit itu diberikan dalam bentuk instruksi, setelah Presiden Joko Widodo menelepon Kapolri.

Presiden Jokowi mendapat keluhan dari para sopir truk kontrainer yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok,yang mengeluhkan soal banyaknya pugli dan aksi premanisme.

“Jadi kemarin Bapak Presiden sempat ada di Tanjung Priok kemudian sempat mengadakan dialog di sana, dan ternyata ada keresahan yang disampaikan oleh sopir kontainer,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat berada di Polda Jatim, akhir pekan lalu.

Argo menjelaskan, instruksi Kapolri terkait pemberantasan pungli dan premanisme telah dikirimkan ke seluruh polda di Indonesia.

“Ini menjadi tugas pokok Polri, kita juga sudah mengirimkan surat ke Polda-Polda, Polda Jawa Timur juga nanti akan terima suratnya langsung bertindak,” ujarnya.

Argo mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit berpesan, operasi pemberantasan premanisme dan pungli ini harus digelar untuk seluruh wilayah.

Tidak terbatas hanya di pelabuhan semata, karena tidak menutup kemungkinan hampir di seluruh daerah di Indonesia ada indikasi praktik premanisme maupun pungli.

“Tidak hanya pelabuhan saja tapi di tempat lain yang memang terjadi pemerasan ataupun pungli seperti itu akan kita lakukan penindakan,” kata Argo.




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id