4. Lemon

Lemon dan berbagai sumber asam sitrat lain secara alami efektif merangsang dan membangkitkan indra perasa. Rasa asam yang kuat pada lemon membantu mengaktifkan reseptor penciuman dan pengecapan, dengan ini lidah lebih mampu mencecap rasa manis dan asam.

Untuk pengobatan, Anda bisa dengan rutin mengonsumsi air perasan jeruk lemon yang sudah dicampur dengan air hangat.

5. Jahe

Kandungan nutrisi dalam jahe diklaim bisa mengusir virus dan mengobati berbagai masalah kesehatan terkait flu. Influenza, flu burung hingga Covid-19 termasuk penyakit yang disebut bisa diobati dengan rutin mengonsumsi jahe.

Senyawa aktif dalam jahe dapat membantu mengatasi kondisi yang berhubungan dengan hilangnya indra perasa dan penciuman. Cara pengobatan dengan jahe juga terbilang mudah, cukup iris jahe lalu kunyah perlahan. Atau buat teh jahe yang diseduh dengan air hangat, konsumsi setiap pagi hari.

Cabai merah / Foto: Freepik.com

6. Cabai rawit merah

Rempah-rempah seperti cabai rawit atau bubuk cabai dapat membantu mengembalikan indra penciuman Anda yang hilang. Meskipun ini bukan obat yang didukung sains, manfaatnya terletak pada bahan kuat yang ada dalam rempah-rempah yang membersihkan hidung tersumbat, mengaktifkan indera dan meningkatkan fungsi indera penciuman.

Ini juga sangat membantu dalam membasmi flu. Pastikan Anda mencampurnya dengan secangkir air atau menambahkan bahan pemanis seperti madu sebelum dikonsumsi.

7. Teh chamomile

Cara mengembalikan indra penciuman juga bisa lewat bantuan teh herbal. Teh chamomile sudah lama dijadikan obat herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.

Segelas teh chamomile hangat mampu meredakan gejala demam, peradangan dan infeksi. Teh chamomile yang dikonsumsi hangat juga mampu melancarkan sistem pernapasan dan mengobati hidung tersumbat.

Jika mengalami keluhan hilangnya fungsi indra penciuman dan perasa, cobalah seduh teh chamomile dan nikmati saat pagi hari. Aroma teh chamomile juga membuat pikiran merasa rileks dan tenang, maka tak heran kalau teh ini kerap diandalkan untuk membantu membuat tidur nyenyak.

8. Minyak Kelapa

Minyak kelapa dapat digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan dan masalah paru-paru. Minyak kelapa secara alami juga membantu meredakan infeksi paru-paru, alergi dan radang pada saluran napas.

Anda hanya perlu memasukkan minyak kelapa ke dalam mulut, diamkan selama 5-10 menit lalu berkumur dengan air hangat. Lakukan proses ini sekali dalam sehari, terapi minyak kelapa ini sebaiknya dilakukan saat pagi hari.

Cuka apel / Foto: Freepik.com

9. Cuka Apel

Cuka apel dikenal dengan manfaat mengobati infeksi hidung, hidung tersumbat dan sinus yang dapat menyebabkan hilangnya indra penciuman dan perasa. Ini karena aktivitas anti-inflamasi dan antimikroba dari cuka apel.

Rasa cuka apel juga terbilang asam segar sehingga bisa dijadikan obat herbal. Untuk pengobatannya, tambahkan satu sendok teh cuka sari apel ke dalam segelas air hangat, aduk rata dan minum dua kali sehari. Kamu juga bisa menambahkan madu agar rasanya lebih enak

10. Minyak Jarak

Minyak jarak adalah pengobatan yang cukup kuat mengandung anti-oksidan, sifat anti-inflamasi. Obat ini telah digunakan oleh orang-orang yang sering menderita gejala nyeri sinusitis dan alergi untuk mengurangi pertumbuhan polip hidung.

Ini juga cukup bermanfaat dalam meredakan gejala batuk, pilek, dan mengembalikan kembali indera penciuman.

Anda dapat menggunakan minyak jarak secara teratur selama masa pemulihan Corona. Panaskan minyak jarak dan teteskan ke lubang hidung Anda.Anda juga dapat menambahkan tetes minyak dalam air mendidih dan hirup uapnya secara teratur.



=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id