PPKM diperpanjang, kenali perbedaan isolasi dan karantina mandiri

  • Share
Ilustrasi (Sumber: pexels.com)

ZONAUTARA.com – Meski sudah berlangsung lebih dari satu tahun sejak ditemukannya kasus Covid-19 pertama di Indonesia, beberapa masih tak paham perbedaan antara istilah isolasi mandiri (self isolation) dan karantina mandiri (quarantine).

Meski sama-sama bertujuan untuk mengurangi risiko penularan, keduanya memiliki perbedaan yang perlu untuk diketahui bersama. Apa saja perbedaannya? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengutip dari Kementerian Kesehatan, terdapat perbedaan antara isolasi mandiri dan karantina mandiri. Karantina merupakan kegiatan untuk memisahkan orang yang sehat maupun tak bergejala sama sekali. Namun, meski tak memiliki gejala, anda harus tetap melakukan isolasi mandiri jika telah melakukan perjalanan dalam 14 hari di daerah atau lokasi yang berisiko tinggi melakukan penularan Covid-19.

Baca Pula:  Sains di balik pengusiran hiu dengan magnet

Anda juga perlu melakukan karantina mandiri jika melakukan kontak langsung dengan orang-orang yang memiliki gejala maupun yang telah dikonfirmasi terinfeksi virus Covid-19, maupun dengan orang-orang yang usai berkunjung ke daerah berisiko tinggi menularkan Covid-19.

Bagaimana jika anggota keluarga kita memenuhi kriteria yang telah disebutkan? Maka karantina mandiri harus dilakukan selama 14 hari setelah kembali dari perjalanan, maupun dari kali terakhir melakukan kontak dengan orang yang bergejala maupun yang sudah terinveksi.

Selama isolasi, jangan lupa untuk tetap dilakukan kontrol oleh keluarga maupun petugas kesehatan.

Sedangkan, isolasi mandiri merupakan kegiatan memisahkan orang-orang yang sakit maupun yang telah terinfeksi Covid-19 dari orang lain.

Baca Pula:  Update Covid-19 di Indonesia per 21 Agustus: akumulasi kasus positif hampir 4 juta

Jika anda merasa sakit dan bergejala Covid-19, maka lakukan isolasi setidaknya 10 hari terhitung dari kemunculan gejala pertama kali. Dan tetap melakukan isolasi sampai gejala telah menurun.

Namun jika anda sudah positif terjangkit virus Covid-19, maka lakukan isolasi selama 10 hari dari keluarnya hasil tes positif.

Jika anda sedang tinggal bersama orang lain maupun anggota keluarga lainnya, tetap isolasi diri di tempat khusus untuk anda.

Tak hanya menjauhkan diri dari orang lain, anda juga harus melakukan isolasi dari hewan peliharaan anda. Jika bisa, gunakan kamar mandi yang terpisah dari anggota keluarga.

  • Share

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com