ZONAUTARA.com — Ketika tak ada seorang pun yang bisa mendengarkan cerita kita, maka hanya diri sendirilah yang bisa melakukannya. Kamu bisa bercerita pada diri sendiri dan menuangkannya lewat banyak cara, salah satu dengan menulis buku harian.

Kamu bisa menulis buku harian ketika mengakhiri harimu sembari mengingat-ingat apa saja yang sudah kamu lakukan. Menulis buku harian tak harus selalu berada di buku tulis kok! Kamu bisa mengetiknya dan membuat buku harian elektronik. Seru bukan?

Menulis buku harian membawa banyak keuntungan buat kamu. Simak beberapa manfaatnya berikut ini.

1. Mengabadikan momen

Seseorang pernah berkata bahwa yang menghidupkan manusia adalah memorinya. Kita hidup pada potongan-potongan ingatan dan berbagai hal yang pernah kita lalui di masa lalu.

Agar ia tetap abadi, maka kamu bisa menuliskannya lewat buku harian. Kamu bisa menuliskan momen-momen yang telah kamu lakukan, agar ia tetap abadi, dan kamu bisa mengingatnya di kemudian hari.

2. Melihat progress perkembangan diri

Tak perlu malu jika kamu membaca curahan hati kamu di masa lalu. Pasti beberapa kejadian, bahkan cara menulis kita anggap memalukan. Bisa jadi, kamu di masa lalu banyak berkesan pada hal-hal yang saat ini kamu anggap biasa-biasa saja. Di masa lalu juga, kamu mungkin memberi reaksi berlebihan terhadap sesuatu.

Tak masalah, beberapa hal itu adalah bagaimana proses kamu bertumbuh dan berkembang. Buku harian akan menjadi saksi bisu perjalanan hidup dan perkembangan diri kamu hingga sekarang.

3. Media belajar dari masa lalu

Ketika segala sesuatu yang ada di masa lalu beserta kesan dan pesannya kamu abadikan, maka kamu bisa mengambil pelajaran dari sana. Kamu di masa lalu mungkin melakukan beberapa kecerobohan dan kesalahan, dari situ, kamu bisa belajar untuk memperbaiki diri.

4. Mempertajam ingatan

Sambil menulis, kamu bisa mengingat-ingat kejadian apa saja yang telah kamu lakukan dalam waktu satu hari penuh. Jika kamu menulis buku harian tiap minggu pun demikian. Kamu dipaksa mengingat-ingat apa saja yang sudah kamu lalui dalam waktu satu minggu.

Dari situ, ingatanmu akan diuji dan dipertajam. Suatu saat nanti, ketika kamu membaca buku harian yang kamu tulis, kamu juga pasti akan mengingat-ingat kejadian yang kamu alami.

5. Membiasakan diri menulis dengan baik

Menulis buku harian memang tak harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Kamu bisa mengekspresikan perasaanmu lewat tulisan dengan jenis tulisan apapun.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa makin banyak menulis, kita makin paham gaya bahasa seperti apa yang lebih cocok, atau bagaimana susunan kata dan kalimat yang lebih enak dibaca. Hal ini tentu akan membiasakan dirimu menulis dengan baik.