ZONAUTARA.com Skimming merupakan suatu teknik membaca menggunakan gerak mata yang berpindah secara cepat dan terarah pada kata kuncinya. Teknik skimming ini, paling tepat diterapkan pada buku non-fiksi. Dengan teknik skimming, anda bisa membaca lebih banyak buku dalam waktu yang singkat. Namun, tetap mengambil pelajarannya.

Teknik skimming akan sulit jika diterapkan pada buku fiksi. Jika buku non-fiksi mengacu pada pengetahuan secara faktual, buku fiksi harus membawa anda masuk ke dalam cerita. Sehingga, ketika membaca buku fiksi, anda perlu membaca satu-satu kalimat yang ada di situ untuk masuk ke dalam cerita.

Yang terpenting dari membaca buku, tentu untuk menambah wawasan dan mengambil pelajaran yang bisa kita terapkan, bukan banyaknya waktu dalam membaca. Jika kita bisa mengambil pelajaran yang sama dalam waktu yang lebih singkat, kenapa tidak?

Lalu, bagaimana cara melakukan Teknik skimming saat membaca buku? Berikut tipsnya.

1. Ketahui tema besar buku yang akan anda baca

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah, ketahui buku apa yang akan anda baca, apa tema besarnya, dan apa yang dibahas di dalam buku tersebut. Cara mengetahuinya, anda bisa mencari sinopsis buku, maupun membaca sekilas sinopsis yang biasanya terletak di sampul belakang buku.

Dengan mengetahui inti dan tema besar buku, anda bisa merangkai gambaran dan meletakkan ekspektasi terlebih dahulu. Sehingga, saat membaca, pikiran anda tak berlari ke mana-mana.

2. Berpikirlah seolah anda seorang penulis

Ketika anda menempatkan diri sebagai penulis, anda akan lebih peka terhadap bagian-bagian mana yang merupakan inti dari apa yang penulis sampaikan, dan bagian mana yang merupakan informasi tambahan yang tak perlu anda baca.

Anda dapat mengidentifikasi; mana latar belakang, argument penunjang, tambahan informasi, dan kata-kata yang hanya memperindah diksi.

3. Baca daftar isi buku

Setelah anda memahami poin besar dalam buku, maka waktunya anda mengetahui bagaimana penulis membedah poin besar tersebut di materi-materi yang lebih kecil lewat daftar isi.

Dengan membaca daftar isi buku, anda bisa mengira-ngira arah alur bahasan dari keseluruhan buku.

4. Baca ide dasar dan kata kunci pada tiap bab

Tak cukup hanya membaca daftar isi, anda perlu mengetahui kata kunci pada setiap bab. Hal ini dilakukan untuk menambah informasi tentang isi buku.

5. Baca kesimpulan pada tiap bab

Di beberapa buku, terdapat kesimpulan di akhir babnya. Anda bisa membacanya dengan seksama tanpa harus membaca keseluruhan isi bab. Lewat rangkuman tersebut, anda bisa mengetahui pesan dan teori yang disampaikan, tanpa membuang waktu membaca keseluruhan kalimatnya.

6. Baca kalimat pertama pada tiap paragraf

Jika anda masih punya banyak waktu, maka anda bisa membaca tiap kalimat pertama di setiap paragraf. Dengan melakukannya, anda bisa mengetahui poin penting yang disampaikan penulis pada tiap paragrafnya.