ZONAUTARA.COM — Kartu Prakerja Gelombang 20 secara resmi telah dibuka, Kamis (09/09/2021), pukul 12.00 WIB, ditujukan untuk 800 ribu calon penerima.

Kabar tersebut dibeberkan oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, Kamis (09/09/2021).

“Hari ini jam 12.00 WIB kami akan membuka pendaftaran gelombang 20 dengan kuota 800 ribu,” ujar Louisa.

Sementara, Kartu Prakerja merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja masyarakat Indonesia, berisi pelatihan dan pendidikan untuk masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Syarat yang dikenakan bagi seluruh calon peserta diantaranya Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang menempuh pendidikan formal, sedang mencari pekerjaan atau sedang menjalankan usaha mikro.

Selain itu, penerima bansos pandemi covid-19 dan pegawai negeri sipil dilarang untuk mengikuti program ini. Bagi peserta yang diterima, akan mendapat sejumlah insentif yang diberikan oleh pemerintah.

Pertama, bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta. Bantuan ini dapat digunakan untuk mengambil kelas pelatihan di berbagai lembaga yang telah bekerja sama dengan PMO Prakerja.

Kedua, insentif pasca pelatihan akan diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan. Ketiga, insentif pasca survei sebesar Rp150 ribu per satu survei, sebanyak 3 buah survei.

Dengan demikian, peserta Kartu Prakerja akan mendapat insentif sebesar Rp3,55 juta selama mengikuti program ini.

Kartu Prakerja mengklaim bahwa 35 persen lulusannya yang sebelumnya menganggur, kini bekerja sebagai wirausaha, karyawan, hingga pekerja lepas.

Peningkatan kemampuan penerima Prakerja mencapai angka 88,9 pasca mengikuti program, hal ini berdasarkan Data Badan Pusat Statistik tahun 2020.