ZONAUTARA.com — Masa transisi dari anak sekolah menuju mahasiswa memang merupakan tantangan tersendiri bagi anak anda. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan dengan matang. Maka peran anda sebagai orangtua tentu sangat penting.

Banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika akan menginjak bangku kuliah. Di antaranya, pemilihan jurusan, kampus, tempat tinggal, keuangan, dan lain-lain. Jangan biarkan anak anda memilihnya sendiri tanpa kontrol dari anda. Tapi, tetap penting juga untuk mendengarkan pendapat anak, karena dia yang akan menjalaninya.

Dalam menyiapkan dunia kampusnya, anda bisa membantu anak dengan beberapa cara berikut ini.

1. Jangan paksa dengan pilihan anda

Mulai dari pilihan jurusan, kampus, tempat tinggal, dan lain-lain, jangan pernah paksakan anak anda untuk mengikuti apa yang anda inginkan. Diskusikan hal-hal tersebut dengan sehat.

Peran anda tentu mendukung semua yang dilakukan oleh anak anda, bukan? Anda bisa mengarahkannya ke arah yang baik, tanpa memaksanya.

Jika pilihan anda berseberangan dengannya, maka paparkan sudut pandang anda dengan jelas. Dengarkan juga pendapatnya tentang pandangan anda. Diskusi tenang tentu akan menghasilkan buah yang baik pula.

2. Jangan bandingkan anak anda dengan yang lain

Bagaimana pun kemampuan anak anda, anak anda merupakan anak yang spesial. Jangan bandingkan ia dengan yang lain. Membanding-bandingkannya dengan yang lain hanya membuat ia tidak percaya diri dan malah merusak rencana studi.

Kuatkan hatinya agar langkahnya semakin mantap dalam mengambil keputusan untuk studi perguruan tinggi.

3. Bantu mengevaluasi kompetensi akademiknya

Anda bisa mengevaluasi kompetensi akademik anak selama berada di sekolah. Mata pelajaran apa yang ia kuasai dan ahli di bidangnya, dan hubungkan dengan jurusan-jurusan yang sesuai dengan minat bakatnya.

Nilai di sekolah juga dapat menentukan kampus dan jurusan dengan grade tertentu untuk diambil agar bisa memiliki peluang yang tinggi. Bantulah ia untuk membandingkan beberapa jurusan dan kampus sesuai dengan kompetensinya.

4. Bantu mencari peluang kerja di masa depan

Peluang kerja dan cita-cita karir tentu merupakan salah satu tujuan anak dalam mengambil pendidikan tinggi. Bantu ia dalam membuka wawasan tentang bidang kerja yang dapat ditekuni oleh jurusan-jurusan tertentu.

5. Diskusikan lokasi kampus

Lokasi kampus yang jauh atau dekat dari rumah, tinggal di indekos atau rumah, dan berbagai hal yang berhubungan dengan tempat tinggal dan mobilitas perlu didiskusikan. Cari jalan terbaik yang nyaman antara anda dan anak anda.

6. Bantu dalam menentukan keuangan saat kuliah

Anda juga perlu membantunya dalam hal keuangan. Bandingkan antara biaya satu kampus dengan lainnya, satu jurusan dengan jurusan lainnya. Bantu juga dalam menemukan peluang memperoleh beasiswa.

7. Jelaskan bagaimana kemampuan keuangan keluarga anda

Kemampuan keuangan keluarga perlu ia ketahui untuk mempertimbangkannya dalam mengambil langkah saat studi. Jujurlah padanya sejauh mana kemampuan keluarga anda secara finansial agar anda dan anak bisa saling memahami.