ZONAUTARA.com — The Centers for Disease Control and Prevention, melaporkan, sebanyak 70 persen pengasuh, termasuk orang tua yang merawat anak, mengalami gejala buruk terkait kesehatan mental selama pandemi.

55 persen di antaranya mengalami gejala kecemasan atau depresi, 53,8 persen mengatakan adanya gangguan stres traumatis di masa pandemi, dan 39 persen melaporkan memiliki pemikiran untuk bunuh diri.

Orang tua atau pengasuh, lebih mungkin memiliki masalah kesehatan mental daripada orang yang tak memiliki tanggung jawab ini. Maka dari itu, berikut merupakan beberapa cara agar kesehatan mental anda tetap terjaga.

1. Temukan teman bercerita dengan orang tua atau pengasuh lainnya

Ketika kita sedang mengalami kemalangan, atau rasa sakit di hati, maka cara yang tepat untuk mengungkapkannya adalah dengan berbagi dengan orang yang memiliki keresahan yang sama.

Berbagi dan mendengarkan cerita dari orang yang bernasib sama seperti kita akan terasa meringankan beban di pundak. Bahwa anda dan dia sama-sama menghadapi hal yang sulit, dan pasti suatu saat nanti dapat melewatinya. Empati dan rasa yang dibagi tentu akan meringankan pikiran anda.

Maka dari itu, temukan orang yang tepat untuk anda ajak bicara dan berbagi kisah. Temukan seseorang yang tak hanya mau berbagi kisahnya, namun juga bisa menjadi seorang pendengar yang baik untuk anda. Genggam tangan satu sama lain, dan saling menyemangati satu sama lain.

2. Mintalah bantuan ke keluarga atau teman

Jika anda berada di tengah kesusahan, jangan ragu untuk meminta bantuan pada orang-orang yang anda anggap dekat. Bisa keluarga atau teman akrab. Jangan melakukan semuanya sendiri jika anda merasa sudah tak mampu lagi.

Ketika anda sibuk melakukan satu kegiatan, dan yang lain tak bisa anda handle, mintalah bantuan ke teman atau saudara anda. Jangan ragu dalam meminta bantuan. Akan lebih parah jika anda melakukan semuanya sendiri namun mengorbankan kesehatan mental anda.

3. Utamakan self-care dan istirahat

Tidak ada orangtua atau pengasuh yang sempurna. Pasti ada yang memiliki kekurangan.

Menjakan diri anda dengan merawat diri. Merawat diri, bisa membantu anda menjaga kesehatan mental. Lakukan hal-hal yang menyenangkan diri anda. Luangkan waktu untuk berjalan-jalan dan menghirup udara segar.

Istirahat juga menjadi hal yang utama. Jangan forsir diri anda jika sudah mengalami gejala-gejala yang tak diinginkan.

4. Konsultasikan ke professional

Sekarang, makin banyak dan luas akses anda untuk menghubungi seorang yang professional dalam bidang kesehatan mental. Bisa terapi, atau bertemu secara virtual. Jangan ragu untuk menghubunginya jika anda membutuhkannya.