ZONAUTARA.COM — Banyaknya pengalaman, keahlian, dan rekam jejak perjalanan yang anda miliki, semuanya sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan. Namun, salah satu hal yang krusial adalah saat melakukan wawancara.

Banyak orang yang memiliki banyak pengalaman, indeks prestasi bagus, dan punya berbagai kompetensi, namun gagal di tahap wawancara karena rasa gelisah dan grogi yang lebih mendominasinya.

Rasa grogi ini akan membuat anda tak fokus, detak jantung bertambah cepat, napas tidak teratur, kulit pucat, pupil melebar, sampai gemetar. Jangan sampai persiapan wawancara anda luntur hanya karena grogi saat wawancara. Berikut merupakan beberapa cara sederhana untuk mengurangi rasa grogi.

1. Identifikasi apa yang membuat anda grogi

Saat anda sudah mulai merasa gugup dan gelisah, segera identifikasi perasaan anda. Mengapa anda gugup, apakah persiapan anda kurang matang, atau lokasi wawancara yang mengintimidasi. Ketika anda sudah bisa berpikir cepat dan mengidentifikasi, maka langkah yang akan anda ambil bisa berada dalam kontrol anda.

2. Atur pernapasan dengan baik

Pernapasan merupakan salah satu hal yang penting dalam mengendalikan rasa grogi yang datang. Dengan napas yang stabil, maka detak jantung juga akan stabil. Ketika mulai panik dan grogi, cobalah untuk mengambil napas perlahan dan keluarkan perlahan, fokuskan diri anda di situ.

Ketika anda sedang tidak menjawab pertanyaan, kembali fokuskan diri anda dan atur pernapasn anda.

3. Fokus pada alur diskusi

Saat melakukan wawancara, fokuslah pada substansi diskusi dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pewawancara. Fokus juga pada jawaban apa yang akan anda berikan.

Pikirkan bahwa pewawancara membutuhkan jawaban anda, dan anda hanya butuh untuk menjawabnya apa adanya. Ketika anda fokus ke arah sana, maka anda tidak punya waktu lagi untuk memilikirkan rasa grogi.

4. Duduk dan gunakan bahasa tubuh dengan nyaman

Duduklah dengan nyaman saat melakukan wawancara. Gunakan juga bahasa tubuh senyaman anda. Bahasa tubuh yang santai juga akan menunjukkan rasa percaya diri anda kepada pewawancara.

Bahasa tubuh akan memberi dukungan pada jawaban-jawaban yang anda berikan. Anda juga bisa menjawab pertanyaan dengan tersenyum.

5. Biarkan tanganmu sibuk

Membiarkan tanganmu sibuk bisa jadi salah satu cara untuk meredakan grogi. Buat tanganmu sibuk, misalnya, dengan memegang pensil atau gunakan bahasa tubuh dengan menggerak-gerakkan tanganmu. Tapi jangan sampai berlebihan. Tetap fokus pada jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh interviewer.