ZONAUTARA.com – Menjadi orang yang produktif dan memanfaatkan waktunya dengan optimal, menyeimbangkan hidup bersenang-senang dan bekerjanya, memang impian banyak orang. Namun, jangan sampai anda menjadi seseorang dengan toxic productivity.

Istilah toxic productivity ini mengacu pada seseorang yang selalu ingin dirinya produktif dan tak berhenti bekerja. Tak sampai di situ, seseorang dengan toxic productivity akan getol bekerja namun membahayakan kesehatannya sendiri, hubungannya dengan orang lain, memiliki harapan setinggi langit dan perfeksionis berlebihan, hingga kesulitan melakukan istirahat.

Padahal, seperti yang kita tahu, produktif tentu boleh namun jangan sampai mengorbankan diri anda sendiri dan hubungan dengan kerabat. Jangan melakukannya secara berlebihan.

Untuk menghindarinya, berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan.

1. Kembali maknai arti istirahat

Istirahat tak hanya berleha-leha atau menikmati makan di tengah bekerja. Kembali maknai dan definisikan istirahat, mengapa anda membutuhkannya, dan apa manfaat istirahat bagi tubuh anda.

Kenali juga apa kebutuhan badan anda secara fisik dan mental dalam hal beristirahat. Jangan selalu forsir dirimu hingga enggan beristirahat. Istirahat juga akan membuat tubuhmu segar saat kembali bekerja.

2. Tetapkan target yang realistis sesuai kebutuhan anda

Terkadang, toxic productivity dilakukan karena adanya motivasi tentang harapan dan tujuan yang membumbung tinggi. Harapan yang tak realistis itu membuat kita selalu mengusahakan apapun untuk mencapainya sampai mengorbankan hal lain.

Mulai sekarang, tetapkan tujuan yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan anda. Definisikan ulang kebutuhan anda dan tentukan titik di mana anda merasa cukup.

3. Lakukan self-talk

Self-talk sangat penting sebagai pengingat untuk diri anda sendiri. Berbicaralah pada diri anda tentang apa yang anda lakukan selama ini.

Apakah produktivitas anda yang meningkat dengan mengorbankan banyak hal adalah hidup yang patut untuk dijalani? Lalu, pikirkan sebetulnya, apa yang anda butuhkan.

4. Beri batasan jelas dalam pekerjaan

Salah satu hal yang membuat anda melakukan toxic productivity adalah kaburnya batasan dalam pekerjaan anda. Sehingga ketika anda merasa bisa melakukan semuanya, anda langsung melakukannya tanpa memikirkan apakah pekerjaan tersebut masuk ke dalam wilayah tugas anda atau tidak.

5. Peran orang lain juga penting

Peran orang-orang di sekeliling anda juga penting untuk mengingatkan anda. Ketika orang di sekeliling anda mulai menyadari bahwa ada yang tak beres dengan produktivitas yang anda lakoni, ia yang peduli pasti akan memberi wejangan dan peringatan pada anda.

Temukan teman yang bisa menjadi pengingat anda untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri.