ZONAUTARA.com — Mebangun bisnis dari awal memang tak mudah. Apalagi jika anda belum memiliki pengalaman sama sekali dalam berbagai hal. Namun, tak ada yang tak mungkin untuk dilakukan jika kita mau belajar dan mencoba.

Menjadi seorang pemilik bisnis yang sukses butuh banyak kerja keras dan juga dedikasi yang tinggi. Kepribadian anda juga penting dalam membangun bisnis. Apakah anda seorang pantang menyerah atau mudah putus asa, itu akan menentukan bisnis anda.

Berikut merupakan beberapa panduan sederhana untuk memulai bisnis dan meningkatkan peluang sukses dalam berbisnis.

1. Buat bisnis sesuai keahlian anda

Bayangkan jika anda merupakan ahli di bidang teknik, tapi malah membuat bisnis kopi. Terasa sangat jauh bukan? Lebih baik anda memulai bisnis yang sesuai dengan keahlian anda.

Namun, tak menutup kemungkinan juga bahwa anda bisa membuka bisnis yang tidak sesuai keahlian anda, tapi anda telah cukup dalam mempelajarinya. Saat ini, banyak pebisnis yang mulai belajar dari awal, meski jauh dari keahlian, bahkan telah menjadi pebisnis yang sukses.

2. Tentukan tujuan, visi, dan misi yang jelas

Tujuan, visi, dan misi, akan membawa bisnis anda melangkah ke arah yang jelas. Hal-hal tersebut juga akan membantu anda membuat keputusan strategis.

3. Pahami calon target pasar

Suksesnya sebuah bisnis terletak pada konsumen. Tidak memahami konsumen, sama dengan percuma membangun bisnis anda. Maka dari itu, pahami apa kebiasaan konsumen dan apa yang calon konsumen anda mau.

4. Perlebar relasi

Relasi begitu penting dalam menjalankan bisnis. Timba ilmu sebanyak-banyaknya lewat pebisnis yang lebih dahulu melebarkan sayapnya dari anda. Bisa jadi, di masa depan anda juga membutuhkannya untuk melakukan kerja sama.

5. Temukan mentor bisnis

Anda mungkin bisa mempelajari bisnis dan manajemen anda sendiri. Namun, ada baiknya jika anda mencari mentor agar makin menambah peluang kesuksesan anda.

6. Bentuk tim yang solid

Bisnis yang sukses tak hanya berjalan karena owner-nya saja. Namun, juga kerja tim yang solid pula. Maka dari itu, carilah tim yang sesuai dengan kebutuhan anda.

7. Fokus pada pengembangan primer bisnis

Di awal pengembangan bisnis, fokuslah pada pengembangan primer bisnis. Misalnya, anda membuat beberapa rasa kopi basic. Maka fokus ke arah situ terlebih dahulu. Pengembangan lainnya bisa menyusul ketika cash flow bisnis telah cukup stabil.

8. Fokus pada cashflow, bukan profit

Saat memulai, lebih fokuskan diri dengan alur keuangan anda, bukan keuntungan semata. Meski keuntungan merupakan tujuan utamanya. Beberapa usaha kecil banyak kehilangan bisnis karena terlalu fokus pada profit, bukan cash flow-nya.

9. Tekan pengeluaran

Tekan pengeluaran apapun jika tak diutamakan. Efisiensikan penggunaan modal dengan sebaik-baiknya. Bertanggung jawablah pula dengan hutang, jika anda melakukannya.

10. Utamakan branding dan reputasi bisnis

Pemasaran tentu tak pernah lepas dari bisnis. Buat strategi pemasaran yang baik agar produk atau jasa anda lebih menjangkau banyak calon konsumen dan akan membuat mereka membeli apa yang bisnis anda tawarkan.

11. Amati kompetitor

Mengamati competitor tentu merupakan elemen penting. Amati competitor untuk melakukan pengembangan lanjutan dalam produk, jasa, dan promosi dari bisnis anda.