ZONAUTARA.COM — Pada periode perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kali ini, pemerintah memutuskan memilih kota Blitar sebagai tempat uji coba PPKM level 1 atau New Normal.

Pemilihan Blitar sebagai lokasi ujicoba tersebut didasari sejumlah syarat indikator WHO dan target vaksinasi yang telah terpenuhi.

Hal tersebut diterangkan oleh Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers hari Senin (04/10/2021).

“Uji coba pemberlakuan PPKM level 1 dilakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis 1 (yaitu) 70 persen dan lansia 60 persen,” ujar Luhut.

Berdasarkan keterangan Luhut, penerapan tersebut akan diimbangi dengan surveilans, testing, tracing, dan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami sudah bentuk task force yang terdiri dari pakar dan ahli untuk tinggal beberapa waktu di Blitar untuk memonitor,” tambah Luhut.

Ia memaparkan bahwa pemerintah akan mengawasi dengan ketat seluruh kegiatan masyarakat di Kota Blitar. Harapannya, jika uji coba ini berhasil, akan dikembangkan di daerah lainnya yang sudah sesuai dengan persyaratan.

Tak hanya mengawasi, pemerintah juga akan merespon hal-hal yang dianggap sebagai kondisi darurat.

“Sehingga tidak berkembang menjadi liar,” tutur Luhut.