ZONAUTARA.com – Seluruh warga Sulawesi Utara (Sulut) berharap Tim Basket Putra yang sedang bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mempersembahkan raihan prestasi tertinggi dan sejarah baru bagi dunia basket.

Bersaing dengan tim-tim yabg punya nama besar seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur, Tim Putra Sulut di awal perhelatan penyisihan group tidak diunggulkan.

Tetapi semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak asuh Pelatih Kepala Roland Rengkung mampu membungkam tim unggulan Jawa Timur dalam penyisihan group. Hanya kalah dari Papua, Tim Putra Sulut berhasil keluar sebagai juara grup dan berhadapan dengan Jawa Tengah di Semifinal.

Dukungan dari warga Kawanua yang memadati GOR Basket Mimika menyulut Tim Putra Sulut yang dimanejeri Clay Dondokambey ini mengatasi Jateng dengan perjuangan yang dramatis.

Daya juang tak patah semangat William Pontoh dan kawan-kawannya mengejar ketertinggan point yang berjarak cukup jauh, menggetarkan stadion basket yang mewah di Mimika.

Isak tangis pelatih Roland Lengkong dan Andrew Lensun dalam sesi wawancara dengan wartawan mengekspresikan luapan kegembiraan mereka yang tiada tara.

“Mujizat itu nyata,” kata Roland saat timnya usai memastikan tiket ke final.

Roland mengakui hingga kuarter ketiga di Semifinal itu, sebenarnya dirinya sudah mulai putus asa. Selisih point cukup jauh, bahkan sempat tertinggl 16 point dari Jateng.

“Tapi anak-anak tampil luar biasa dan bisa membalik keadaan. Ini sejarah capaian bagi Sulut hingga ke final,” ujar Roland.

Hari ini, Sabtu (9/10/2021) sore, Tim Putra Sulut akan menghadapi Tim Putra DKI Jakarta di final. Sebuah pertandingan yang dinanti dengan penuh harap dan topangan doa dari seluruh masyarakat Sulut.

Salah satu warga Kawanua yang ada di Mimika, Jelita mengungkapkan bahwa mereka siap memberi motivasi saat Sulut akan turun lapangan nanti.

Demi memberi dukungan moril, tak ayal Ketua Umum KONI Sulut yang juga menjabat Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw memilih datang langsung menyaksikan perjuangan Tim Basket Putra Sulut meraih medali emas.

Selangkah lagi sejarah akan terukir bagi Sulut diperhelatan PON.