ZONAUTARA.COM- Herizal Pahu tampak tersenyum saat disuntik vaksin Covid-19 khusus pelajar. Siswa kelas 9 SMP Satap Goyo ini mengikuti vaksin yang dilaksanakan di sekolahnya pada 1 November 2021.

Reza Puasa salah satu guru di SMP satap Goyo mengatakan upaya vaksinasi di sekolahnya merupakan bagian dari mendukung program pemerintah.

Ia menambahkan antusias siswa dalam mengikuti vaksinasi di sekolahnya cukup tinggi. Hal ini dilihat dari siswa kelas 7 sampai 12 yang mengikuti kegiatan vaksin di sekolahnya.

Selain itu, hal ini juga agar nantinya kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan dengan baik. Termasuk dalam mendukung penerapan protokol kesehatan.

“Kami sering mengimbau agar para siswa mengikuti vaksin Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu Goyo merupakan wilayah yang di desa Ollot II, Kecamatan Bolangitang Barat, Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Goyo sendiri masuk dalam naungan puskesmas Ollot.

Untuk menuju Goyo petugas kesehatan harus melewati sungai menggunakan rakit dengan ongkos sewa rakit bisa Rp3-5 ribu. Selain itu jalan menuju Goyo belum sepenuhnya bagus. Lain sudah diaspal lain belum, banyak bebatuan jikalau hujan becek. Resiko mengalami kecelakaan cukup tinggi.

Jarak yang ditempuh lebih dari lima kilometer, bahkan ban motor sering menjadi bocor akibat kerikil atau barang tajam lainnya.

Goyo sendiri dulunya merupakan wilayah transmigrasi. Pada tahun 2020 pun, bahkan listrik belum genap setahun masuk, dan untuk mendapatkan jaringan seluler biasanya harus naik ke atas gunung.

Sementara itu pada awal pekan November ini gerai vaksinasi di Goyo dilaksanakan di dua tempat. Yaitu SMP Satap Goyo kemudian yang satunya di balai UPT Goyo.

Bupati Bolmut Depri Pontoh mengatakan bulan ini pihaknya menargetkan 80 persen sudah divaksin untuk warga Bolmut.

Dirinya meminta semua jajaran terlibat dalam upaya kegiatan vaksinasi termasuk keterlibatan masyarakat.

“Selain itu kepada kepala desa dan puskesmas di Bolmut untuk jemput bola dalam mengajak warganya ikut kegiatan vaksinasi,” ujarnya.

Untuk vaksinasi bagi siswa, ia berharap dukungan dari para guru dan orang tua murid sangat diperlukan. Vaksin aman bagi masyarakat.

“Sehingga jangan percaya hoax terkait vaksinasi,” jelasnya.

Sementara itu Rahmat salah satu warga di desa Bolangitang, Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengatakan setelah divaksin dosis dua dirinya tidak merasakan efek dari vaksin.

“Sudah seperti biasa. Beda dengan dosis pertama yang ada efek sedikit seperti mengantuk dan lapar,” ungkapnya.

Ia mengatakan dirinya mengikuti vaksin dosis dua karena mendapat penjelasan dan sosialisasi dari dinas kesehatan dan tim vaksinasi yang ada di Bolmut.

Disisi lain per 15 November 2021 jumlah orang divaksin di Bolmut mencapai 120 dosis satu dan dosis dua mencapai 151. Total warga yang divaksin dosis satu 37.446 dan dosis dua 15.425 sedangkan dosis tiga 570 total vaksinasi di Bolmut mencapai 53.441