ZONAUTARA.com – Menjadi dewasa mungkin akan membuat kita berpikir untuk tak perlu lagi bermain dan bersenang-senang. Wajar karena makin dewasa, main banyak urusan yang harus kita selesaikan. Namun, bermain tetaplah penting karena merupakan kebutuhan biologis tubuh.

Bukan hanya untuk manusia juga. Kera Jepang membuat bola salju dan menggulungnya menuruni bukit untuk bersenang-senang. Beruang kutub liar telah difoto sedang bermain-main di atas es dengan husky peliharaan, dan masih banyak lagi

Tetapi, banyak peneliti percaya bahwa hewan bermain untuk berlatih menghindari pemangsa, menangkap mangsa, dan mengembangkan ikatan dan hierarki sosial.

Untuk manusia, permainan kita kemungkinan besar berevolusi untuk bertahan hidup sebagai orang dewasa. Bermain-main juga dapat mendorong kerja sama dalam masyarakat.

Manfaat bermain

Penelitian telah menunjukkan bahwa tikus yang tidak diberi kesempatan untuk bergulat dan menjepit satu sama lain mengembangkan kekurangan di korteks prefrontal mereka. Hewan lain yang impuls bermainnya ditekan menunjukkan perkembangan otak yang terhambat.

Bagi manusia, kurang bermain dapat menyebabkan kita lekas marah, depresi, dan perilaku yang berpotensi berbahaya.

Bermain tidak hanya merangsang pertumbuhan korteks serebral dan sel-sel otak anda secara umum, tetapi bersenang-senang juga melepaskan endorfin, yang dapat memberi anda energi dan kegembiraan. Membiasakan diri dengan permainan kartu dan teka-teki dapat membantu menangkis penyakit Alzheimer.

Di tempat kerja, “bermain” dengan masalah dapat memacu kreativitas dan meningkatkan pemikiran kritis anda, mempercepat pembelajaran anda dan membuat anda lebih produktif.

Bermain juga merupakan kunci kepercayaan, membantu anda menurunkan kewaspadaan dan terhubung dengan orang lain untuk menjalin hubungan yang lebih tangguh.

Bagaimana cara bermain?

Bermain adalah sesuatu yang ingin Anda lakukan karena hal itu menyenangkan. Dengan kata lain, Anda harus memiliki motivasi intrinsik untuk menikmati perjalanan memainkan permainan.

Lalu, permainan apa saja yang bisa kita lakukan? Setiap orang memiliki profil permainan yang berbeda. Pilihan meliputi:

  • Permainan tubuh (misalnya, yoga dan hiking).
  • Permainan imajinatif (misalnya, mendongeng, melukis, dan akting).
  • Manipulasi objek.
  • Permainan ritual (misalnya, permainan papan dan olahraga dengan aturan yang ditentukan).

Jika anda tidak yakin dengan pilihan anda, pikirkan kembali apa yang sering anda lakukan ketika masih kecil.

Lakukan permainan luar ruangan. Peningkatan kontak dengan lingkungan alami dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, serta sistem kekebalan yang lebih kuat.

Atur waktu bermain

Atur waktu bermain di jadwal harian anda. Bahkan jika anda belum tahu apa yang akan anda lakukan, luangkan waktu satu jam untuk melepaskan diri dari rutinitas yang menjemukan.