Gunung Api Karangetang masih terus semburkan awan panas

Pada sabtu (25/2/2022) terlaj terjadu dua kali guguran awan panas. Warga diminta waspada.

Jufri Fransicho Kasumbala
Aktivitas vulkanik Gunung Api Karangetang meningkat sepanjang Februari 2023. (Foto: Steven Aling)

ZONAUTARA.com – Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) masih terus menyemburkan awan panas.

Sesuai laporan Pos Pengamatan Gunung api (PGA) Karangetang di Kampung Salili, pada Sabtu (25/2/2022) telah terjadi dua kali guguran awan panas.

Guguran awan panas pertama terjadi pada pukul 13.20 Wita dan kedua terjadi pada sekitar pukul 16.40 Wita. Kedua guguran awan panas ini mengarah ke Kali Batuawang di Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur.

Kepala Pos PGA Karangetang Yudia Tatipang membenarkan kejadian tersebut. Dia meminta warga di sekitar Karangetang untuk waspada.

“Rekomendasi belum berubah dan warga masih dilarang beraktiftas di radius berbahaya,” jelas Yudia.

Lihat Sajian Visualisasi Kami:

Yudia mengungkapkan, sesuai pengamatan ada penambahan jarak luncur guguran lava, sedangkan arahnya masih ke kali yang sama.

Gunung Api Karangetang masih terus semburkan awan panas
Guguran awan panas GA. Karangetang terekam cctv di Pos PGA Kampung Salili.

“Ke arah Kali Batang mencapai 1800 meter, ke Kali Beha Barat dan Timbelang mencapai 1750 meter dan ke Kali Batuawang juga Kahetang capai 1500 meter,” urainya.

Hingga saat ini, kata Yudia status Gunung Api Karangetang masih berada di level tiga atau siaga. Warga juga dilarang beraktifitas dalam radius 2,5 KM dari kawah utama.

“Juga pada sektor Selatan dan Tenggara sejauh 3,5 km. Warga di bantaran kali juga diminta mewaspadai banjir lahar dingin karena banyaknya material lava tertahan di kali,” imbaunya.

Akibat dampak dari guguran lava Gunung Api Karangetang, saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro telah mengevakuasi 28 kepala dari Dusun Kola Kola, Kelurahan Bebali ke tempat pengungsian di Museum Ulu Siau.



Jika anda merasa konten ini bermanfaat, anda dapat berkontribusi melalui DONASI. Klik banner di bawah ini untuk menyalurkan donasi, agar kami dapat terus memproduksi konten yang bermanfaat



Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com