ZONAUTARA.com – Kapal Motor (KM) Barcelona VA rute Manado-Talaud mengalami musibah terbakar di perairan antara Pulau Talise dan Pulau Gangga, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 12.00 WITA.
Insiden ini menyebabkan kepanikan di antara penumpang, namun upaya evakuasi cepat yang dilakukan oleh tim gabungan berhasil menyelamatkan ratusan jiwa. Evakuasi juga turut dibantu oleh nelayan dan masyarakat sekitar.
Kronologi kebakaran dan upaya penyelamatan
KM Barcelona VA berangkat dari Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, menuju Pelabuhan Manado pada Minggu (20/7/2025) dini hari. Kapal sempat singgah di Pelabuhan Lirung untuk memuat penumpang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Manado sekitar pukul 02.00 WITA.
Menurut keterangan saksi mata, api diduga bermula dari salah satu kamar penumpang saat sebagian besar penumpang sedang makan siang.
Api dengan cepat membesar, menyebabkan kru dan penumpang bergegas mengenakan jaket pelampung dan melompat ke laut. Lokasi kejadian berjarak kurang lebih 60 km dari Pelabuhan Manado.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Bakamla, Kodim Bitung, Koramil Likupang, Polsek Likupang, Brimob Polda Sulut, serta warga setempat dari Pulau Talise dan Pulau Gangga yang menjadi sukarelawan, segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Meskipun jumlah pasti penumpang KM Barcelona VA sempat simpang siur, data terbaru dari berbagai posko evakuasi menunjukkan bahwa kapal tersebut mengangkut lebih dari 400 orang. Proses evakuasi dilakukan ke beberapa titik berbeda:
- Pelabuhan Serei: Bakamla RI mencatat 293 penumpang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Serei.
- Pelabuhan Munte: Sebanyak 87 korban selamat dievakuasi ke Pelabuhan Munte.
- Pelabuhan Manado: Sekitar 150 orang dievakuasi langsung oleh pihak KM Barcelona ke Pelabuhan Manado.
Daftar nama penumpang yang dievakuasi ke Pelabuhan Munte
Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak Basarnas, berikut daftar nama penumpang yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Munte:
Penumpang dievakuasi oleh KN SAR Bima Sena:
- Venry (LD), 27 tahun
- Bric Woryowesi Blanyamker (PD), 39 tahun
- Nesliathy, 43 tahun
- Wincke Alungar (SC)
- Sisca Awara (PD), 36 tahun
- Clara Lenggah (PD), 49 tahun
- Sasi Pentari (L4)
- Mil Tunas, 15 tahun (Laki-laki)
- Juliani Humolotay (P), (MD)
- Sabulon Amang, 48 tahun
- Saint Lope, 34 tahun
- Gurpin Sarumpian, 62 tahun
- Merbin Sarumpian, 57 tahun
- Rahim Suharto, 53 tahun
- Rizal Mansei, 27 tahun
- Akla Nansai, 3 tahun
- Jamani Palane, 53 tahun
- Brix Rulangi, 40 tahun
- Moke Lingo, 40 tahun
- Joledet Pogo, 37 tahun
- Rania Oli, 9 tahun
- Anni Tatlali, 56 tahun
- Fathul Rahman Agus, 37 tahun
- Masran Dalarang, 39 tahun
- Christin Eslang, 47 tahun
- Vania Eslang (DP)
- Belva Laju, 18 tahun
- Barto Lajang, 20 tahun
- Beni Anugrah, 41 tahun
- Rizky Angkotas, 34 tahun
- Ruzti Manlaput
- Enri Pundel, 29 tahun
- Valen Lengkang, 17 tahun
- Hani Pangalinan, 13 tahun
- Riklang Simbala, 19 tahun
- Svendte Malechase
- Telvi Manekas, 33 tahun
- Theophilus Rameur, 51 tahun
- Stephanie, 26 tahun
- Makarima Buniak, 48 tahun
- Patricia Meringa, 18 tahun
- Sophia Bawian
- Yokle Olga Moyamut
- Sunarto Muharrom
- Alterson Namanase (PD)
- Yeni Tahuhedeng, 32 tahun
- Yulin Quac, 67 tahun
Penumpang dievakuasi oleh KM-P 331:
- Jenfje Rumegang (66, Perempuan)
- Jansen Panggulu (55, Laki-laki)
- Joni Namkane (55, Laki-laki)
- Anita Tundunueang (36, Perempuan)
- Efraim Tundunueang (37, Anak)
- Nelson Lohana (57, Laki-laki)
- Abdi Arimase (23)
- Jepri Garuda (49, Laki-laki)
- Haerani (44, Perempuan)
- Angela Pasumah (44, Perempuan)
- Ade Alokyuri Poha (29, Perempuan)
- Martti Indige (36, Perempuan)
- Maria Pangalo (5, Perempuan)
- Christian Karamuang (13, Laki-laki)
- Yambi Laila (37, Laki-laki)
- Deni Prasetyo (37, Laki-laki)
- Maryam Mesal (2, Perempuan)
- Sondi Kalea (37, Laki-laki)
- Yudistira Adi Pranula (18)
- Melvin Petra (37)
- Jevran Karyan (41, Laki-laki)
- Joyn Famenti (45, Laki-laki)
- Asbitan Namu (50, Laki-laki)
- Rivan Umbase (21, Laki-laki)
- Buaya Riveo Laihan (33, Laki-laki)
- Jevran H. L. Box (24, Laki-laki)
- Alan F. Namu (30)
- Julio Liemahu (29)
- Yuniman (49, Laki-laki)
- Jeremi Lohana (16, Laki-laki)
- Donte Ento (57)
- Dodi Palakeas (54, Laki-laki)
- Febry Mantri (33, Laki-laki)

Korban meninggal dunia
Hingga berita ini diturunkan, terdapat tiga korban meninggal dunia dalam insiden ini. Ketiga korban merupakan pasien rujukan yang sedianya akan berobat ke Kota Manado, dan salah satunya diketahui sedang hamil.
- Asna Lapae (50), perempuan
- Zakaria Tindiuling, laki-laki
- Juliana Humulung (40), perempuan
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyatakan duka cita mendalam atas peristiwa ini. Yulius menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menyiagakan fasilitas kesehatan seperti ambulans dan rumah sakit di setiap posko evakuasi untuk penanganan korban.
“Masyarakat Sulawesi Utara berdukacita atas peristiwa ini,” ujar Gubernur saat meninjau langsung posko evakuasi korban KM Barcelona VA.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, juga turut meninjau kondisi di Pelabuhan Manado. Di sana, sejumlah korban yang selamat terlihat beristirahat sambil menunggu kerabat yang menjemput.
Wakil Gubernur menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Provinsi telah memberikan bantuan berupa makanan siap saji, pakaian, minuman, serta obat-obatan untuk para korban. Pendataan korban selamat pun terus dilakukan di lokasi.
Berbagai pihak terus bekerja sama dalam penanganan pasca-kejadian untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan.


