ZONAUTARA.com – Pembangunan PLTM Wabudori di Kabupaten Supiori, Papua, tidak hanya menjanjikan peningkatan akses listrik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Proyek ini digadang menjadi energi pendorong pembangunan wilayah yang selama 15 tahun menantikan hadirnya infrastruktur kelistrikan memadai.
Dalam kunjungannya ke lokasi pembangunan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya dukungan penuh masyarakat setempat.
“Minta tolong izin-izinnya dapat dipercepat, saat konstruksi masyarakat juga harus mendukung. Ini saya sudah membuat kebijakan. Tolong bantu PLN juga pada saat konstruksi,” kata Bahlil.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa kapasitas PLTM sebesar 1,2 MW tidak hanya menghadirkan energi bersih, tetapi juga memperkuat sistem kelistrikan Biak 20 kV yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan listrik untuk Supiori. “Selain itu kehadiran PLTM ini akan memperkuat sistem Biak 20 kV, juga untuk memenuhi pertumbuhan demand di Biak yang kapasitasnya setara dengan melistriki 1.666 rumah,” ujar Darmawan.
Bupati Supiori Heronimus Mansoben menyampaikan bahwa kehadiran proyek ini membuka peluang pendapatan baru bagi daerah.
“PLTM Wabudori diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah yang akan mendukung pembangunan lintas sektor dan kesejahteraan masyarakat Supiori,” kata Heronimus.
PLTM Wabudori akan memanfaatkan aliran Sungai Wabudori dan ditargetkan beroperasi pada 2028 setelah melalui penyusunan studi kelayakan dan perancangan teknis.
Dengan kondisi sistem Biak yang memiliki cadangan daya 17,48 MW, proyek ini akan semakin memperkuat keandalan listrik di pulau tersebut.
Pemerintah daerah berharap keberadaan PLTM tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di Supiori.


