ZONAUTARA.com – Kebakaran KM Barcelona V-a di perairan Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/07/2025) menyisakan duka yang mendalam.
Tak hanya menimbulkan kerugian materil, kecelakaan armada laut yang menghubungkan daerah di Nusa Utara ke Manado tersebut menyebabkan tiga korban jiwa dan banyak korban luka.
Selain itu, dua penumpang atas nama Levi Aiba dan Hamen Langinang masih belum ditemukan hingga operasi pencarian dan pertolongan (SAR) ditutup pada hari ketujuh, Sabtu (26/07/2025).
Sebagaimana disampaikan Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumeleng, ditutupnya operasi pencarian mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur pencarian dilakukan selama tujuh hari.
“Hingga hari ketujuh kemarin, hasil masih nihil. Saat ini operasi sudah ditutup,” ujarnya saat dihubungi Zonautara.com, Minggu (27/07/2025).
Lanjutnya, meski operasi pencarian sudah ditutup namun masih ada personel Basarnas yang melakukan pemantauan ke pulau-pulau sekitar lokasi kejadian.
“Operasi pencarian sudah ditutup, saat ini dilanjutkan dengan pemantauan. Masih ada tim yang mencari informasi (terkait dua korban) di pulau-pulau,” pungkasnya.
Berdasarkan data sementara dari Basarnas Manado, penumpang KM Barcelona V-a berjumlah 580 orang. Sebanyak 575 orang selamat, tiga orang meninggal dan dua lainnya belum ditemukan.
***


