ZONAUTARA.com – Ekspresi kekecewaan tak dapat disembunyikan dari wajah Miske Liroga saat tak diberi kesempatan bertanya dalam konferensi pers terkiat kecelakaan KM Barcelona V.A yang digelar di Pelabuhan Manado, Senin (28/07/2025).Â
Miske merupakan salah satu korban KM Barcelona V.A yang terbakar di perairan Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/072025) lalu.Â
Ia mengaku, kehadirannya saat konferensi pers tersebut bertujuan untuk menanyakan kejelasan nasibnya bersama beberapa penumpang lain.Â
“Maksud saya, tadi kami para korban harusnya juga diberi waktu untuk hak bersuara, jangan langsung di-cut begitu,” ucapnya kesal.Â
Ia mengaku sudah menghubungi perusahaan selaku operator kapal namun tak ada kepastian mengenai nasib para korban.Â
“Pihak perusahaaan bilang, ini bencana. Jadi mereka hanya akan menyantuni yang meninggal dan cacat seumur hidup,” ujar Miske sembari memperlihatkan namanya yang tercatat dalam manifes.Â
Menurut Miske, kerugian materil yang dideritanya tidak sedikit. Sebagian besar barang bawaan, bahkan baju pun tertinggal di kapal yang terbakar itu.Â
Belum lagi saat ia harus berobat, karena memang itulah tujuan ia dan ibunya berlayar ke Manado.Â
“Baju saya sudah tidak ada. Di dalam situ ada laptop, handphone, dan uang. Semua sudah tidak ada dan jawabannya ini bencana,” imbuh miske.Â
Di sisi lain, ia juga mengaku belum mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.Â
“Saya dengar katanya ada bantuan tapi tidak tahu sampai kapan,” tambahnya. Ketidakpastian itu pun ia dapatkan saat mengunjungi Jasa Raharja.Â
“Pergi ke Jasa Raharja, mereka bilang yang disantuni hanya yang meninggal, yang sakit. Saya saja masuk rumah sakit diklaim BPJS,” ucapnya.Â
Dikisahkan Miske, kecelakaan kapal tersebut juga berdampak pada kondisi ibunya yang semakin memburuk bahkan sempat dirawat di rumah sakit.Â
“Datang kemari memang mau kontrol (kesehatan). Tapi ketika terjadi kecelakaan, kondisi ibu saya makin parah karena melompat dari anjungan dan tertimpa penumpang lain sehingga kaki sakit sampai sekarang. Sudah keluar kemarin dari Rumah Sakit ODSK,” terangnya.
Dari konferensi pers yang digelar diperoleh data penumpang yang berada di atas KM Barcelona V.A saat mengalami kecelakaan tersebut berjumlah 678 orang. Tiga penumpang menjadi korban meninggal dunia, 2 penumpang masih dinyatakan hilang. Sementara itu dokumen manifes kapal hanya mencantumkan 280 orang.



